Notification

×

Miris, Kantor Desa Danau Buntar Kendawangan Ditemukan Semrawut Dan Tak Ada Aktivitas

Sabtu, 21 Januari 2023 | 19.09 WIB Last Updated 2023-01-22T03:09:03Z
Miris, Kantor Desa Danau Buntar Ditemukan Semrawut Dan Tak Ada Aktivitas

PONTIANAKNEWS.COM (KENDAWANGAN)  - Ironis disaat banyak Kepala Desa beramai-ramai berdemo di DPR-RI Jakarta untuk menuntut dan memperjuangkan masa jabatan dari 6 tahun menjadi 9 tahun namun tidak demikian di Desa Danau Buntar Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat.

 

Hal ini terbukti dilapangan dengan melihat kondisi kantor desa Desa Danau Buntar yang semrawut tak terurus dan tidak adanya aktivitas pelayanan masyarakat layaknya kantor pusat administrasi pemerintahan desa.

 

Hal tersebut disampaikan Camat Kendawangan Eldiyanto S.Sos M.M saat kunjungan kerja ke Desa Danau Buntar beberapa hari yang lalu, Desa Danau Buntar adalah desa penghujung di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang, hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi pada  hari Selasa (18 Januari 2023).

 

Sejatinya Kantor Desa merupakan tempat atau pusat kegiatan penyelenggara administrasi kepemerintahan di desa, demikian halnya dengan Kepala Desa dan perangkatnya dituntut aktif melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa dan peraturan peraturan lain tentang Pemerintah Desa.

 

Namun tidak demikian yang ditemukan tim Monitoring dari Kecamatan Kendawangan yang dipimpin langsung oleh Camat Kendawangan Eldiyanto S.Sos M.M saat kunjungan kerja ke Desa Danau Buntar beberapa hari yang lalu, Desa Danau Buntar adalah desa penghujung di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang.

 

Saat dihubungi via WhatsApp, camat Kendawangan Eldiyanto membenarkan bahwa saat dirinya bersama tim monitoring kecamatan berkunjung ke Desa Danau Buntar didapatkannya kondisi kantor desa dalam keadaan tertutup tanpa adanya aktivitas layaknya kantor pemerintahan desa bahkan terkesan semrawut dan tak terurus.

 

"Padahal sebelum turun ke desa-desa pihak monitoring Kecamatan telah mengirim surat ke desa desa terkait, sehubungan telah berakhirnya tahun anggaran 2022 dan telah memasuki tahun anggaran 2023 tentang program pelaksanaan kegiatan APBDes tahun 2022 serta berdasarkan temuan dari Inspektorat Kabupaten Ketapang pada pemerintahan desa tersebut," ungkap Eldiyanto.

 

Melihat kondisi demikian Eldy merasa sangat kecewa dan kesal saat berkunjung ke Desa Danau Buntar tersebut.  

 

"Jangankan melihat adanya pembangunan, melihat kondisi kantor saja terlihat acak-acakan dan tak berpenghuni karena tak ditemui Kepala Desa beserta perangkatnya, nampak jelas tidak pernah ada kegiatan yang dilakukan oleh Kades Danau Buntar dan perangkatnya,"  imbuh Eldy.

 

Eldiyanto menambahkan beruntung masih ada tokoh masyarakat yang menampung dirinya bersama timnya.

 

"Untung saja ada tokoh masyarakat yang mau menerima kehadiran rombongan kami, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Margono yang telah ikut membantu dalam kegiatan aktivitas monitoring dari tim Kecamatan Kendawangan," pungkasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, Hendi Kepala Desa Danau Buntar Kecamatan Kendawangan belum bisa dikonfirmasi. (Fendi's).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update