Notification

×

Pemuda Pelopor Pembauran Menjadi Agen Of Change Penjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

Rabu, 07 Desember 2022 | 16.08 WIB Last Updated 2022-12-08T00:08:42Z
Narasumber Focus Group Discussion (FGD) Pemuda Pelopor Pembauran 

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kalbar melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema memperkokoh kepeloporan pemuda dalam pembauran kebangsaan yang dilaksanakan di Hotel Borneo Jalan Merdeka Barat No.428 Pontianak Kalimantan Barat pada hari Rabu (7 Desember 2022).


Kegiatan dihadiri Kaban Kesbangpol Kalbar Drs. Hermanus, M.Si, Ketua FPK Provinsi Kalar Rihat Natsir Silalahi, SE, M.Si. Ketua Taplai Angkatan II Lemhanas Kalbar, Edi Suhairul, S.PdI, Pemuda Lintas Etnis, Tokoh Budaya dan Masyarakat.


Dalam kata sambuatannya Ketua FPK Provinsi Kalbar, Drs Rihat  Natsir Silalahi, SE, M.Si. menyampaikan tentang Pembauran Kebangsaan yang melibatkan generasi muda kedepannya akan menghadapi tantangan di segala bidang maka peran generasi muda dalam pembauran kebangsaan untuk meneruskan nilai-nilai reformasi agar lebih baik.


“Generasi muda harus jadi pelopor, perintis dan pioner dalam rangka menjiwai dan menciptakan pembauran kebangsaan,” ucap Ketua FPK kalbar itu.


Rihat menambahkan, generasi muda harus  tetap memegang bahwa Negara satu yaitu NKRI, Ideologi satu yaitu Pancasila. Konstitusi satu yaitu UUD 1945, Bertanah air satu yaitu Tanah air Indonesia, Berbangsa satu Bangsa Indonesia, Bertanah air satu tanah air Indonesia, dan berbudaya satu budaya Nasional Indonesia yang bersumber dari Budaya Nasional.


Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Hermanus, M.Si, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang telah menginisisi dan mendorong kepeloporan Kaum Muda dalam ikut serta di upaya menjaga persatuan dan kesatuan dalam Pembauran Kebangsaan.


Hermanus mengatakan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sesuai surat keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa FPK itu ada dari tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota sampai kecamatan.


“Kegiatan ini trntu bertujuan bagaimana menumbuhkan Pembauran Kebangsaan dalam keberagaman ras, suku, etnis dan budaya. Kita bisa bersatu karena adanya berbedaan dan berbedaan itu menjadi kekuatan bukan berpecahan, Langkah konkrit untuk mengimplementasikan Pembauran Kebangsaan menjadi hal yang sangat penting karena Indonesia beragam dalam segala hal baik itu ras, suku, etnis dan budaya,” ucap Drs. Hermanus.


Drs Hermanus berharap dengan diadakan FGD ini generasi muda kedepannya harus merawat, menjaga dan melestarikan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI.


Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan olehForum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kalimantan Barat ini menghadirkan Tokoh Pemuda, Glorio Sanen, SH yang juga Praktisi Hukum Kalbar, Tokoh Agama, Pendeta Barnabas Simin, M.Th serta Tokoh Masyarakat, M Jimmy, SH yang juga politisi senior di Kalimantan Barat.


Dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema memperkokoh kepeloporan pemuda dalam pembauran kebangsaan yang diikuti oleh perwakilan tokoh pemuda lintas etnis tersebut merekomendasikan beberapa hal diantaranya adalah Komitmen tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa.


Selain itu juga menyepakati bahwa pemuda merupakan Agen Of Changge bahkan akan menjadi Power Of Change dalam Pembauran Kebangsaan dan merekomendasikan kearifan Lokal serta Budaya untuk dijadikan Materi Muatan Lokal pedidikan di sekolah-sekolah. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update