Notification

×

Transportasi Air Masih Banyak Ditemukan Di Kalimantan Barat, Hal Ini Yang Diperlukan

Jumat, 11 November 2022 | 14.06 WIB Last Updated 2022-11-11T22:06:09Z
Transportasi Air Masih Banyak Ditemukan Di Kalimantan Barat

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) – Transportasi air masih banyak ditemukan di Kalimantan Barat, Tidak hanya digunakan sebagai transportasi antar desa jalur perairan juga menjadi sarana penyeberangan antar Kabupaten dan Kota di provinsi ini.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Kalimantan Barat, Antonius Rawing, Ia menuturkan jika ke depan penegakan regulasi bersama stakeholder akan dilakukan. mengingat kini segala perizinan masuk dalam wewenang Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD).

 

“Bersama rekan terkait KSOP dan BPTD karna sebagian besar itu dilaksanakan oleh organ pusat baik perijinan dan kelayakan berlayar,” ujar Antonius Rawing.

 

 Selain itu, terkait distribusi BBM pihaknya juga akan mencari solusi terbaik di jalur sungai, yang selama ini dikeluhkan oleh para nelayan di berbagai daerah.

 

“Target besar kita yakni keluhan distribusi  BBM menurun, aspek ancaman keselamatan kapal bisa nihil,” tuturnya.

 

Sementara itu Ketua DPD GAPASDAP Kalbar, Agus Tianto  mengatakan adanya adanya peraturan baru terkait angkutan sungai menjadi dilema tersendiri bagi nelayan pedalaman.

 

“Karna ada beberapa bentuk kapal yang tidak mungkin tercover permen 61 tahun 2021 tersebut,” ungkap Agus.

 

Agus  menilai ada kebijakan yang bisa ditangani oleh daerah,namun diambil alih oleh pemerintah pusat. ada beberapa kapal yang surat izinya mati dan tidak mengantongi surat izin berlayar.

 

“Kami berharap Pemerintah dapat mengambil sikap dikarenakan maka dirinya berharap pemerintah daerah dapat mengambil sikap, terkait permasalahan tersebut,” imbuhnya.

 

Sementara Kapolda Kalbar, Irjen Pol Suryanbodo Asmoro menjelaskan, jika jalur sungai dinilai juga cukup rawan, terlebih jika terjadi kejahatan dan sebagainya jalur pelaporannya cukup lamban.

 

“Sehingga diperlukan Babinkamtibmas di perairan, agar dapat berkomunikasi dengan masyarakat jika terjadi peristiwa yang tak diinginkan,” tutup Kapolda. (tim liputan).

 

Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update