Notification

×

Lasarus Sebut Guru Profesi Mulia: Saya Jadi Anggota DPR karena Guru

Sabtu, 26 November 2022 | 05.27 WIB Last Updated 2022-11-26T13:27:53Z
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus

PONTIANAKNEWS.COM (JAKARTA) - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan kebanggaannya terhadap para guru yang mendidiknya sejak sekolah dasar. Menurut Lasarus, tanpa didikan guru, mustahil baginya bisa meraih pencapaian seperti sekarang ini.

 

Hal tersebut disampaikanya di momen Hari Guru Nasional (HGN) pada hari Jumat (25/11/2022), Ia mengatakan dirinya bisa menjadi Anggota DPR ini karena jasa Guru yang dahulu mendidiknya.

 

“Tanpa guru, mustahil saya bisa jadi anggota DPR. Profesi dan pekerjaan apapun yang kita tekuni sekarang itu berkat didikan penuh keikhlasan dari guru-guru kita. Maka, di momen berharga ini, saya ingin menyampaikan kebanggaan dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru, terutama yang telah mendidik saya sejak bangku sekolah dasar. Selamat Hari Guru Nasional untuk guru-guruku,” ucap Lasarus.

 

Lasarus menyebut profesi guru merupakan pekerjaan mulia yang peranannya tidak akan pernah bisa tergantikan oleh teknologi secanggih apapun. Teknologi disebutnya hanyalah sebatas alat untuk membantu siswa mengakses pendidikan, tetapi tidak mampu memberikan motivasi serta membentuk karakter siswa sebagaimana yang dilakukan oleh guru.

 

“Teknologi hanyalah alat bantu dalam proses pembelajaran. Kalau membantu dalam konteks transfer ilmu saya kira teknologi bisa melakukannya. Akan tetapi, tidak dengan pembentukan karakter peserta didik kita,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar tersebut.

 

Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Barat 2 itu menambahkan, kendati peran guru tidak bisa digantikan oleh teknologi, bukan berarti guru tidak perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kemajuan teknologi, lanjut Lasarus, mutlak dipahami oleh para guru supaya bisa menyajikan proses pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif.

 

“Mutlak bagi guru untuk memahami teknologi supaya penyampaian materi ajar kepada siswa jadi lebih kreatif. Sentuhan teknologi di setiap penyampaian materi tentu akan lebih menarik bagi siswa sehingga mereka terpancing untuk lebih aktif,” pungkasnya. (tim liputan).

 

Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update