Notification

×

IJN Perkenalkan Metode Baru Pengobatan Jantung Bawaan Tanpa Operasi

Rabu, 02 November 2022 | 04.50 WIB Last Updated 2022-11-04T12:22:26Z

IJN Perkenalkan Metode Baru Pengobatan Jantung BawaanTanpa Operasi


PONTIANAKNEWS.COM (KUALA LUMPUR) – Dalam upaya memperluas jangkauan pilihan pengobatan non-invasif, Institut Jantung Negara (IJN) telah memperkenalkan prosedur baru untuk membantu pasien penyakit jantung bawaan.


Prosedurnya, terapi penggantian katup pulmonal transkateter (TPV), adalah metode non-bedah yang berupaya memulihkan fungsi katup pulmonal. Metode ini secara khusus ditujukan untuk anak-anak dan orang dewasa yang hidup dengan penyakit jantung bawaan yang juga menderita penyakit katup paru, terutama mereka yang perlu mengganti katup atau saluran bedah mereka. Rabu (2 November 2022)


Katup pulmonal menyalurkan aliran darah dari jantung ke paru-paru. Ketika katup ini tidak berfungsi dengan baik, pasien yang terkena mungkin menderita sesak napas, kelelahan, dan gangguan fungsi paru-paru.


Penyakit katup pulmonal sering terjadi pada pasien jantung bawaan. Sebelum pilihan non-bedah seperti terapi TPV, pasien penyakit jantung bawaan harus menjalani prosedur invasif untuk memperbaiki katup paru yang rusak. Yang memperparah masalah ini adalah kenyataan bahwa banyak dari pasien ini nantinya perlu mengganti katup atau saluran bedah mereka saat mereka tumbuh menjadi dewasa.


“Beberapa pasien penyakit jantung kongenital mungkin hanya membesar melebihi katup bedah mereka, atau, beberapa saluran atau katup dapat aus seiring waktu, atau menyempit karena penumpukan endapan kalsium dan mineral, "jelas Dr Marhisham Che Mood, Kepala Pusat Jantung Anak & Bawaan


“Melalui prosedur seperti terapi TPV, kami dapat dengan mudah mengganti katup yang rusak ini tanpa harus menempatkan pasien melalui prosedur invasif seperti operasi jantung terbuka seperti di masa lalu," jelasnya.


Dr Marhisham menambahkan bahwa prosedur TPV adalah salah satu yang telah diuji dan terbukti secara klinis, dan memiliki rekam jejak 10 tahun bukti mengenai keamanan dan kemanjurannya.


Sementara itu chief executive officer IJN Datuk Dr Aizai Azan Abdul Rahim mengatakan pengenalan prosedur ini adalah bagian dari tujuan IJN yang lebih luas untuk membuat perawatan berkualitas tinggi dapat diakses oleh lebih banyak orang Malaysia.


“Bagi kami, tolok ukur kualitas juga mencakup bagaimana proses pengobatan mempengaruhi pasien juga," ungkap chief executive officer IJN Datuk Dr Aizai Azan Abdul Rahim. 


Chief executive officer IJN Datuk Dr Aizai Azan Abdul Rahim menambahkan, inilah sebabnya kami selalu tertarik untuk mengeksplorasi dan membawa prosedur yang lebih baru dan lebih non-invasif di sini di IJN.


Tentang Institut Jantung Negara


Institut Jantung Negara (IJN) didirikan pada tahun 1992 dan didedikasikan untuk pengelolaan dan pengobatan penyakit jantung dengan menyediakan layanan kardiologi, kardiologi pediatrik, dan bedah kardiotoraks untuk orang dewasa dan anak-anak.


Saat ini, IJN dianggap sebagai salah satu pusat medis terbaik untuk perawatan kardiovaskular dan toraks di Malaysia dan kawasan. IJN terus mengikuti perkembangan medis terkini, mulai dari penanganan lubang sederhana pada operasi jantung hingga transplantasi jantung dan paru-paru.


Dengan komitmen kuat untuk menjadi pusat keunggulan perawatan jantung global, IJN telah membuka jalan dengan menciptakan banyak "yang pertama" untuk perawatan kardiovaskular dan toraks di negara ini, yaitu:

1.      

Pe1. Perrtama di SEA yang memperkenalkan AXXESS Stent untuk mengobati lesi bifurkasi

2.     

Pe2. Perrtama di Asia yang memperkenalkan Denervasi Ginja

os

ed3. Prosedur ablasi frekuensi  radio untuk merawat pasien dengan hipertensi resisten

4. 

Pe4. Pertama di Asia Tenggara yang menanamkan Bio resorbable Vascular Scaffold –perangkat stenting baru

5P

5. 5. Pertama di negara ini untuk menanamkan perangkat Watchman untuk mengurangi risiko stroke pada pasien dengan AF

M

M6. Memperkenalkan HeartMate II – alat bantu jantung mekanis baru sebagai jembatan menuju transplantasi pada tahun 2010


Pe7. Pertama di Malaysia yang melakukan Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)

8. 

9. 8. Pertama di Malaysia yang melakukan lobektomi invasif minimal untuk penyakit paru-paru


Pe9. Pertama di negara ini yang melakukan prosedur invasif minimal untuk memperbaiki kelainan bentuk dada bawaan yang disebut "Pectus Excavatum" dan "Pectus Carinatum"


  P10 Pertama di Malaysia yang melakukan transplantasi jantung ganda (ulangi) dalam     waktu 24 jam


Pe11. Pertama melakukan operasi lubang kunci (endoskopi) untuk mengobati fibrilasi       atrium tunggal di Asia dan Australasia pada tahun 2006


Pe12. Pertama yang melakukan transplantasi paru-paru tunggal dan ganda


Pe13. Pertama untuk melakukan implantasi Implantable Ventricular Assist Device (IVAD).


In  14. Institut medis pertama di negara ini dan kawasan Asean Tenggara yang melakukan operasi bypass koroner dan prosedur timektomi kompleks pada pasien sadar atau 'bangun' tanpa anestesi umum


Pe 15. Pertama di Malaysia yang melakukan transplantasi sel induk sumsum tulang pada pasien yang menderita penyakit jantung iskemik parah tanpa pilihan pengobatan lain.


Le 16. Lembaga medis pertama yang melakukan pengadaan homograft untuk memfasilitasi transplantasi jantung.

17

 m 17. Lembaga medis pertama di negara ini yang melakukan transplantasi jantung.


     18.  Salah satu yang pertama di wilayah ini yang melakukan pemetaan rinci untuk aritmia kompleks.


   19.  Lembaga medis pertama di dunia yang Menanamkan Saluran Katup Paru yang Dapat Diserap secara   Bio

      20. Lembaga medis pertama di Malaysia yang melakukan penggantian lengkap aorta.

2           

Al  21. Alat pacu jantung terkecil generasi pertama di dunia

22

Pe  22. Pertama di Asia yang melakukan prosedur Penyakit Arteri Perifer dengan perangkat Vascuflex Multi-LOC


Pe  23. Pertama di Malaysia yang menanamkan sistem alat pacu jantung dua ruang pada   pasien hamil menggunakan pencitraan non-fluoroscopic

24

Pe  24. Pertama di luar Amerika Serikat yang Menanamkan Micra AV Pacemaker

2

Pe  25. Pertama di kawasan ASEAN yang menanamkan MyVal perangkat dengan teknologi   terbaru untuk mengobati stenosis aorta


Ya26. Yang pertama di Malaysia, Intravascular Lithotripsy (IVL) untuk mengobati                aterosklerosis kalsifikasi parah


Pe27. Pertama di Asia yang memperkenalkan perawatan non-bedah baru untuk                   regurgitasi trikuspid menggunakan Sistem Katup Bikaval Tricvalve

2P

Pe28. Pertama di Malaysia – Lakukan prosedur elektrofisiologi kompleks menggunakan       sistem Ensite X EP

 

Pe29. Pertama di ASEAN – Memperkenalkan Sistem Cryoablation POLARx™


  II30. Institusi Medis Pertama di Asia Tenggara yang merawat 100 pasien dengan Micra AV


Ya31. Yang pertama di Malaysia memperkenalkan Melody TPV, prosedur baru untuk           merawat pasien penyakit jantung bawaan (Tim Liputan)

    Editor : Putri

 

 

×
Berita Terbaru Update