Notification

×

Dua Desa Di Kubu Raya Dicanangkan Sebagai Desa Bersinar Tanpa Narkoba

Minggu, 27 November 2022 | 00.17 WIB Last Updated 2022-11-27T08:17:53Z
Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam Saat Bersama Kepala BNNK Kubu Raya

PONTIANAKNEWS.COM (KUBU RAYA) – Dua Desa Di Kabupaten Kubu Raya ini resmi dicanangkan sebagai Desa Bersih Dari Narkoba (Bersinar), dua Desa tersebut yaitu Desa Sungai Raya dan Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.


Pencanangan kedua desa tersebut sebagai sebagai Desa Bersih Dari Narkoba (Bersinar) diharapkan sebagai pioner dari semua Desa di Kabupaten Kubu Raya, pencanangan tersebut dilakukan di Halaman Swalayan Xingmart Sungai Raya Dalam pada hari Minggu (27 November 2022).


Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan ikrar bersama antinarkoba dan komitmen menjaga Desa Bersinar oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, pemerintah desa setempat, dan para tokoh masyarakat desa. Dengan pencanangan itu, maka kini ada tujuh desa dari 123 desa di Kabupaten Kubu Raya yang menyandang predikat sebagai Desa Bersinar.


Pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Yusran Anizam mengatakan warga dari Desa Bersinar harus berbangga karena telah menjadi bagian dari perjuangan bersama melawan bahaya narkoba.


Menurutnya, narkoba menjadi salah satu dari tiga kejahatan luar biasa selain korupsi dan terorisme yang harus diperangi bersama. Bahkan, kata Yusran, narkoba jauh lebih dahsyat serangannya.


“Kenapa? Kalau diukur dari segi materi, kerugian negara ini akibat kejahatan narkoba jauh lebih besar dari kejahatan korupsi. Kalau diukur dari kematian anak-anak bangsa ini, bahaya narkoba juga jauh lebih dahsyat daripada terorisme. Setiap hari puluhan anak bangsa kita yang meninggal akibat narkoba,” tutur Yusran Anizam.


Karena itu, Yusran menilai sangat tepat jika dilakukan komitmen bersama untuk berjuang melawan bahaya narkoba. Terkait hal itu, dirinya berterima kasih kepada jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten, kepolisian, TNI, camat, dan kepala desa yang dapat segera merealisasikan keberadaan Desa Bersinar.


“Saya harap semua masyarakat ikut mendukung. Mari bersama-sama berjuang melawan bahaya narkoba yang luar biasa. Kita kadang tidak tahu kalau di lingkungan kita ada pencandu bahkan pengedar narkoba. Maka tolong ketahanan sosial dan perlindungan masyarakat kita jaga. Dengan semangat kepung bakul bersama-sama kita saling mengontrol,” ajaknya.


Pada kesempatan itu Yusran Anizam juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor ke BNN jika ada anggota keluarga yang menjadi pecandu narkoba. Sebab jika tidak dilaporkan, apalagi melindungi pencandu, maka akan berkonsekuensi hukum.


“Jangan lupa kalau ada keluarga yang menjadi pecandu jangan dilindungi. Harus segera melapor agar bisa direhabilitasi. Jadi mari dengan semangat kepung bakul kita bersama-sama saling kontrol dan menjaga anak bangsa ini dari bahaya narkoba,” tegasnya.


Sementara itu Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kubu Raya, Abdul Haris Daulay menyebut pencanangan Desa Bersinar sebagai momentum awal dalam perjuangan bersama melawan narkoba.


“Pencanangan Desa Bersinar ini bukanlah akhir dan bukan tujuan, namun momentum awal dalam perjuangan kita bersama dalam memerangi masalah narkoba di tingkat desa,” ujarnya.


Daulay mengatakan program Desa Bersinar merupakan salah satu upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Di mana tujuannya untuk meningkatkan peran serta masyarakat desa secara partisipatif, terpadu, dan berkelanjutan.


“Saya mendorong dan mengajak seluruh elemen masyarakat, mari kita bersama-sama bergerak menyatakan perang terhadap narkoba. Marilah kita tingkatkan kebersamaan dalam perjuangan menyelamatkan dan melindungi bangsa ini dari ancaman kejahatan narkoba, khususnya di Kubu Raya dan utamanya di Desa Sungai Raya dan Desa Sungai Raya Dalam ini,” ajaknya.


Daulay mengungkapkan pencanangan Desa Bersinar di Kubu Raya telah dilakukan sejak tahun 2019 lalu. Hingga kini, keseluruhan desa yang telah berstatus Desa Bersinar berjumlah tujuh desa. Terkait hal itu, dirinya mengajak untuk terus berjuang dan bekerja sekuat tenaga menjadikan Kubu Raya bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.


“Mari wujudkan Indonesia Bersinar dan jadikan Kabupaten Kubu Raya lebih menanjak tanpa narkoba,” tutupnya. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update