Notification

×

Upaya DPW PKB Kalbar Wujudkan Keadilan Sumber Daya Manusia Yang Berkelanjutan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 03.57 WIB Last Updated 2022-10-06T10:57:53Z
DPW PKB Kalbar dalam diskusi publik 

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Grand Launching Pencalegan Dini Pemilu 2024 DPW PKB Kalbar dalam diskusi publik bertajuk 'Upaya Mewujudkan Keadilan Sumber Daya Manusia Yang Berkelanjutan di Tengah Krisis Iklim',di Cafe Skampoeng, Pontianak pada hari Senin (3 Oktober 2022) malam.

 

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai yang berkomitmen peduli lingkungan hingga saat ini terus digelorakan, hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan mengantisipasi bencana dan berkomitmen serta menggelorakan agar penanggulangan bencana harus dilakukan bersama.


Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Kalimantan Barat, Mulyadi Tawik, Ia mengatakan niat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pencegahan mengantisipasi agar penanggulangan bencana harus terus dilakukan bersama.


Hal tersebut disampaikannya saat membuka Grand Launching Pencalegan Dini Pemilu 2024 DPW PKB Kalbar dalam diskusi publik bertajuk 'Upaya Mewujudkan Keadilan Sumber Daya Manusia Yang Berkelanjutan di Tengah Krisis Iklim', di Cafe Skampoeng, Pontianak pada hari Senin (3 Oktober 2022) malam.

 

Menurut Mulyadi Tawik, Diskusi publik ini tak lain karena saat itu PKB mulai melihat problem krusial di dunia tentang kerusakan lingkungan hidup yang massif dan penaggulangan bencana serta daya tahan bumi yang mulai menurun akibat pemanasan global.

 

“Saat itu PKB melihat kerusakan global, hancurnya ekosistem dan ini perlu dicegah , kemudian prilaku manusia membakar hutan yang kemudian memunculkan gagasan Green Party,” kata Mulyadi Tawik.

 

Kepedulian PKB terhadap lingkungan ditengah krisis iklim, lanjutnya, tidak bisa dilakukan sendiri.

 

“Bahasa di PKB itu untuk menyelamatkan lingkungan hidup kita dengan cara pencegahan. Selama ini banyak di antara kita masih terjadi bencana , itu tidak bisa karena kita butuh mengantisipasi, dalam penanggulangan bencana” ungkapnya.

 

Mulyadi juga memaparkan bahwa PKB akan menggagas dan menjadi inisiator utama di tengah masyarakat untuk memperjuangkan sejumlah regulasi hijau.

 

"Semua ini PKB perjuangkan tidak hanya di tingkat pusat, tapi juga di daerah melalui Perda,” tegas dia.

 

Diskusi publik ini digelar bersama dengan Grand Launching Pencalegan Dini Pemilu 2024 di  Kalbar.

 

Mulyadi menjelaskan, dalam pecalegan dini pemilu di tahun 2024 mendatang upaya pencalegan tidak serumit, pihaknya akan menyiapkan aplikasi online dari PKB berbagai Wilayah di Kalbar supaya mudah mengakses secara langsung melalui pendaftaran online melalui Barcode PKB.

 

"PKB memberikan ruang terbuka bagi siapa saja yang boleh mengikuti pencalegan dan PKB merupakan salah satu proses verifikasi faktual yang pertama dari partai lain,mudah-mudahan di 2024 proses pencalegan secara online melalui Barcode bisa selesai," ujarnya.

 

Dalam Diskusi Publik ini menghadirkan sejumlah Narasumber Ahli MIPA Prof Dr Thamrin Usman, DEA. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalbar, Ir H Adi Yani, MH, BMKG Pontianak, Bappeda Provinsi Kalbar, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, H Irsan, S.Ag, Pengurus Perempuan Bangsa DPP PKB,  Siti Mukarramah, Ketua LPP Kalbar, Paryadi dan serta pengurus DPW erta DPC PKB Se-Kalbar. (tim liputan).

 

Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update