Notification

×

Mahasiswa Diskusikan Kiprah Perempuan Untuk Penghapusan Pelecehan Dan Kekerasan Seksual

Selasa, 25 Oktober 2022 | 19.37 WIB Last Updated 2022-10-26T02:37:07Z
Mahasiswa IAIN Pontianak  Diskusikan Kiprah Perempuan 

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) - Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Negerin (IAIN) Pontianak lakukan diskusi keperempuanan yang mengusungkan tema "Kiprah Perempuan Untuk Penghapusan Pelecehan Dan Kekerasan Seksual", Yang berlangsung di gazebo IAIN Pontianak jalan Soeparto Pontianak pada hari  Selasa (25 Oktober 2022).

 

Dalam diskusi ini menghadirkan 3 Pemateri yaitu Ketua Bidang Advokasi Suara Asa Khatulistiwa (SAKA), Lulu Musyarofah, Ketua Umum Kohati Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak, Mutiara Soraya dan Ketua Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pontianak, Rini Musdalifah, S.Pd.

 

Diskusi keperempuanan yang mengusungkan tema "Kiprah Perempuan Untuk Penghapusan Pelecehan Dan Kekerasan Seksual", tersebut juga di hadiri Presiden Mahasiswa (Presma) IAIN Pontianak, Muhammad Kholil dan didampingi Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Dema IAIN Pontianak, Anggun Novianti, Menteri Pemberdayaan Perempuan (MENPP) Dema IAIN Pontianak, Ulfatul Hikmah dan Pengurus Dema IAIN Pontianak lainnya.

 

Dalam sambutan pengantarnya Menteri Pemberdayaan Perempuan (MENPP) Dema IAIN Pontianak, Ulfatul Hikmah mengatakan bahwa kegiatan yang di adakan oleh MENPP ini bertujuan untuk mengedukasi bukan hanya para perempuan akan tetapi juga kaum laki-laki tentang bahayanya kekerasan seksual, serta mengadvokasi agar tidak ada terjadinya lagi atau mengurangi kekerasan seksual yang terjadi.

 

"Kegiatan yang di adakan Oleh MENPP ini bertujuan untuk Mengedukasi Para Perempuan dan Laki-laki Tentang Bahayanya Kekerasan Seksual, Serta Mengadvokasi agar tidak ada terjadinya lagi Atau mengurangi Kekerasan Seksual Yang terjadi," ujarnya.

 

Semetara itu Ketua Bidang Advokasi Suara Asa Khatulistiwa (SAKA), Lulu Musyarofah juga mengatakan diskusi ini sangat keren dan juga menarik, dari tema sudah membahas kiprah perempuan dalam penanganan kasus kekerasan seksual, yang artinya teman-teman ada ketertarikan mengenai kasus kekerasan seksual didiskusi ini.

 

“Saya melihat komposisi dari Narasumber juga sangat keren dan menarik, Aktivis-aktivis besar HMI dan PMII, Strategi yang cukup bagus yang dilakukan Oleh Dema IAIN Pontianak, dengan diskusi ini Dema IAIN Pontianak Membuktikan upaya untuk mengadvokasi terkait masalah kekerasan seksual di kampus khususnya", ujarnya.

 

Lulu Musyarofah menyampaikan harapannya setelah ini ada tindak lanjut dalam melakukan upaya pencegahan kekerasan seksual, Dema IAIN Pontianak juga bisa melakukan kolaborasi atau relevan untuk diajak mendiskusikan kekerasan seksual.

 

“Semoga diskusi ini akan terus ada dan Terus berlanjut, dan Semoga bisa di tindak lanjut ke teman-teman Mahasiswa yang ada di IAIN Pontianak," harapanya.

 

Hal yang sama disampaikan Ketua Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pontianak, Rini Musdalifah. S.Pd, Ia mengatakan bahwa diskusi ini sangat baik dan sangat bagus, kakrena memberikan edukasi bukan hanya kepada kaum perempuan tetapi juga kepada kaum laki-laki trntang kiprah dalam penanganan kasus kekerasan seksual.

 

“Semoga diskusi ini dapat di tindak lanjuti dan fokus pada materi yang di sampaikan pada kekerasan seksual, semoga hal ini juga bisa tersampaikan kepada seluruh Mahasiswa IAIN Pontianak,” ujarnya. (Istar/tim liputan).

 

Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update