Notification

×

Jadi Irup Apel Hari Santri, Pengasuh Ponpes Nurul Anwar Sungai Ambawang Sampaikan Pesan Ini

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 18.00 WIB Last Updated 2022-10-23T01:00:58Z
Pengasuh Pondok Pestren Nurul Anwar, Kyai Mahrus Ali Suryanto

PONTIANAKNEWS.COM (KUBU RAYA) - Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama  (IPPNU) Kabupaten Kubu Raya menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) di Pondok Pesantren Nurul Anwar di Desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya pada hari Sabtu (22 Oktober 2022).

 

Pengasuh Pondok Pestren Nurul Anwar, Kyai Mahrus Ali Suryanto pimpin langsung apel dengan menjadi Inspektur Upacara di kegiatan Apel yang diikuti Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Nurul Anwar Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang dan Pengurus IPNU dan IPPNU Kabupaten Kubu Raya.

 

Apel Hari Santri Nasional ini diikuti kurang lebih 500 peserta apel yang terdiri dari Santri-santriwati serta pelajar IPNU-IPPNU dipimpin oleh komandan upacara Rizky Saputra.

 

Selain Santri dan Santriwati Pondok P esantren Nurul Anwar serta Pelajar IPNU-IPPNU tampak juga Tokoh Masyarakat, sejumlah tokoh Agama, Fatayat NU, Muslimat NU dan Jajaran Polsek Sungai Ambawang yang juga mengikuti apel hari santri tersebut.

 


Dalam amanatnya, Kyai Mahrus Ali menyampaikan, bahwa Agama dan Nasional harus berjalan beriringan untuk kemudian menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa Indonesia dan harus dijaga keutuhannya oleh anak bangsa terutama santri dan santriwati.

 

"Agama dan Nasionalisme adalah dua kutub yang tidak berseberangan. Nasionalisme adalah bagian agama dan keduanya saling menguatkan," tutur Kyai Mahrus Ali.

 

Lebih lanjut, pengasuh pondok pesantren Nurul Anwar itu menyampaikan kepada seluruh peserta upacara untuk lebih memperkuatkan nilai ajaran-ajaran Islam ala Ahlussunah Wal Jamaah yang diperjuangkan oleh para pendahulu, Ulama dan kiai-kiai pesantren.

 

"KH. Hasyim Asy'ari dan para Muassis Jamiiyah Nahdlatul Ulama telah banyak meletakkan dasar-dasar perjuangan untuk kemudian menegakkan berdirinya negara kesatuan republik Indonesia. Inilah nilai perjuangan yang harus kita kobarkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (tim liputan).

 

Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update