Notification

×

Banjir Di Sintang Mulai Surut Tetapi Data Warga Terdampak Bertambah Banyak

Minggu, 16 Oktober 2022 | 07.05 WIB Last Updated 2022-10-16T14:05:24Z
Tim Dinas Komunikasi dan Informatika Pantau Banjir Di Kabupaten Sintang

PONTIANAKNEWS.COM (SINTANG) - Tim Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang dari hari ke hari menyampaikan perkembangan kondisi banjir di Kecamatan Sintang, dengan menggunakan metode pengambilan foto pada tempat dan posisi yang sama dari hari ke hari, Tim Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang merilis hasil pengamatan terhadap perkembangan kondisi banjir di Kecamatan Sintang.

 

Pengambilan gambar dilakukan di empat lokasi yakni Taman Bungur, Dermaga Sungai Durian, Depan Masjid Miftahul Jannah, Jalan Depan Taman Entuyut.

 

Hal itu disampaikan salah satu Tim Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang, Kurniawan kepada awak media melalui press rilisnya pada hari Minggu (16 Oktober 2022).

 

“Hasil dokumentasi tim kami dilapangan menunjukan bahwa banjir yang melanda Kecamatan Sintang, surut signifikan hari ini,” ungkap Kurniawan.

 

Kurniawan mengatakan Tim Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang melakukan pengambilan gambar di empat lokasi yakni Taman Bungur, Dermaga Sungai Durian, Depan Masjid Miftahul Jannah, Jalan Depan Taman Entuyut.

 

“Pengambilan gambar dilakukan setiap hari pada jam yang sama. Lalu kita bandingkan dengan gambar kondisi banjir sehari sebelumnya. Hasilnya banjir surut hari ini,” tambah Kurniawan

 

Sementara itu Satuan Tugas Bencana Banjir, Puting Beliung dan Longsor (Satgas Bantingsor) Kabupaten Sintang juga mengumumkan update data warga terdampak banjir yang semakin mengalami peningkatan, Berikut ini perbandingan data antara Sabtu, 15 Oktober 2022 dibandingkan dengan Minggu, 16 Oktober 2022.

 

Jumlah kecamatan terdampak tetap 11 kecamatan, jumlah KK dari 15. 656 KK menjadi 15.744 KK, jumlah jiwa dari 55. 901 jiwa naik menjadi 56.204 jiwa, jumlah desa tetap 115 desa kelurahan, jumlah pengungsi mengalami peningkatan dari 280 KK atau 1. 015 jiwa naik menjadi 397 KK atau 1. 454 jiwa.

 

Fasilitas pendidikan tetap sama 67 unit, tempat ibadah naik dari  47 unit naik menjadi 48 unit, perkantoran pemerintahan tetap 7 unit, fasilitas kesehatan dari 10 unit Pustu naik menjadi 12 unit Pustu, jumlah ruas jalan yang terdampak banjir naik dari 112 ruas menjadi 127 ruas jalan baik jalan kabupaten, nasional dan provinsi.

 

Jumlah jembatan terdampak mengalami peningkatan dari 127 unit naik menjadi 141 unit, jumlah rumah warga yang terdampak banjir turun dari  12. 733 unit menjadi 11. 404 unit.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harisinto Linoh menjelaskan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang terus bekerja memberikan pelayanan kesehatan warga yang terdampak banjir.

 

“Hasilnya selama hari  ini, Minggu, 16 Oktober 2022, tim kami menemukan 9 penyakit yang paling banyak dialami oleh warga yang terdampak banjir adalah ISPA 383 orang, penyakit kulit 139 orang, athralgia 81 orang,  remathoid Artritis 70 orang, Hipertensi 151 orang, Dyspepsia 71 orang, Mylgia 40 orang, demam 50 orang dan diare 26 orang,” terang dr. Harisinto Linoh

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang menjelaskan tim kesehatan yang ada di 7 puskesmas setiap hari terus bergerak ke lokasi rumah warga yang terdampak banjir dan lokasi pengungsian.

 

“Untuk hari ini saja, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang sudah melayani 1. 184 jiwa. Untuk warga yang terdampak banjir dan kami berikan pelayanan kesehatan diantaranya 264 ibu hamil, bayi ada 374, anak-anak ada 1. 846 dan lansia ada 1. 789. Sedangkan yang sudah mengungsi, yang kami berikan pelayanan kesehatan adalah 99 ibu hamil, bayi 136, anak-anak 712 dan lansia 736,” beber dr. Harisinto Linoh. (tim liputan).

 

Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update