Notification

×

Polisi Musnahkan 98 Senpi Rakitan Yang Diserahkan Warga Secara Sukarela Melalui DAD

Rabu, 28 September 2022 | 15.49 WIB Last Updated 2022-09-28T22:49:37Z
Pemusnahan 98 Senpi Rakitan Yang Diserahkan Warga 


PONTIANAKNEWS.COM (BENGKAYANG) – Setidaknya ada sebanyak 98 pucuk Senjata Api (Senpi) rakitan yang diserahkan masyarakat melalui Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Bengkayang dan dikumpulkan menjadi satu di Polres Bengkayang dan selanjutnya Senpi-senpi tersebut dimusnahkan.

 

Masyarakat Kabupaten Bengkayang saat ini sudah mulai ramai yang sadar akan larangan menyimpan Senjata Api (Senpi) rakitan. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya penyerahan senpi-senpi secara sukarela ke kepolisian setempat.

 

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bengkayang, AKBP Bayu Suseno, Ia mengatakan, jumlah senpi yang dimusnahkan secara bersamaan yaitu sebanyak 98 pucuk pada hari Selasa (27 September 2022).

 

“Senpi-senpi ini penyerahan dari Dewan Adat Dayak (DAD) se-Kabupaten Bengkayang sebanyak 28 pucuk, penyerahan dari Yayasan Planet Indonesia (YPI) Sanggau Ledo sebanyak 70 pucuk,” jelas Kapolres.

 

Rinciannya adalah senapan angin sebanyak 21 pucuk, lantak sebanyak 42 pucuk, bomen sebanyak 1 pucuk dan pistol sebanyak 6 pucuk.

 

“Polres Bengkayang berterima kasih atas peran aktif elemen masyarakat yang telah berhasil menyerahkan senjata api rakitan,” ucap Kapolres.

 

Karena, dikatakannya, penyimpanan dan penggunaan senpi rakitan merupakan suatu kerawanan yang berpotensi terjadinya konflik di kalangan masyarakat.

 

Maka dari itu, Polres Bengkayang beserta jajaran akan terus melakukan upaya untuk mengimbau masyarakat agar mau menyerahkan senpi rakitan yang nantinya akan diganti dengan alat-alat pertanian.

 

Setelah penyerahan senpi rakitan ini, dilanjutkan dengan kegiatan pemusnahan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Bengkayang, pada Selasa pukul 10.40 WIB.

 

Ketua DAD Kabupaten Bengkayang Martinus Kajot yang hadir dalam pemusnahan ini mengatakan, upaya penyerahan senpi rakitan tersebut merupakan salah satu bentuk kerja sama dari organisasi DAD dalam menjaga dan mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Bengkayang.

 

“Maka, perlunya kita memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengggunaan senjata api rakitan. Sehingga dapat mengeliminir terjadinya penyalahgunaan seperti peristiwa laka tembak yang menyebabkan korban meninggal meninggal dunia,” katanya.

 

Ia juga berharap nantinya agar seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah untuk bersinergjtas dalam menjaga Bumi Sebalo ini dari segala aspek kehidupan.

 

Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal juga turut hadir dalam pemusnahan senpi rakitan ini. Dia mengapresiasi upaya DAD Bengkayang yang telah berinisiatif menggerakkan kepengurusan DAD yang ada di kecamatan untuk mengajak masyarakat menyerahkan senpirakitan.

 

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif DAD yang mengajak warga menyerahkan senpi rakitan. Saya berharap kegiatan serupa dapat terus terlaksana sehingga situasi kamtibmas di wilayah Bengkayang dapat kondusif,” ucapnya.

 

Kegiatan pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Forkopimda, Ketua DAD Kabupaten Bengkayang dan Ketua YPI Sanggau Ledo. Sementara rincian senpi rakitan yang berhasil dikumpulkan DAD se-Kabupaten Bengkayang adalah DAD Samalantan 3 pucuk, DAD Bengkayang 2 pucuk, DAD Capkala 3 pucuk, DAD Suti Semarang 8 pucuk, DAD Seluas 3 pucuk, DAD Monterado 4 pucuk, DAD Siding 2 pucuk, DAD Teriak 2 pucuk, dan DAD Ledo 1 pucuk. (tim liputan).

 

Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update