Notification

×

Iklan


 

Saat Buka Rakercab Relawan Perjuangan Demokrasi Sujiwo Sampaikan Pesan Ini

Sabtu, 23 Juli 2022 | 18.38 WIB Last Updated 2022-07-24T01:38:29Z
Rakercab Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kabupaten Kubu Raya


PONTIANAKNEWS.COM (KUBU RAYA) - Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Sujiwo berpesan ke seluruh kader Repdem untuk tidak menyakiti hati rakyat. Kader Repdem diminta Sujiwo untuk menangis dan tertawa bersama rakyat.

Hal tersebut disampaikan Sujiwo saat membuka secara resmi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kabupaten Kubu Raya di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat pada hari Sabtu (23 Juli 2022).


"Sumber kekuatan kita itu ada pada rakyat. Maka, jangan sekali-sekali mereka disakiti. Repdem harus menangis dan tertawa bersama rakyat," ucap Sujiwo.


Sujiwo lantas mengulas sejarah panjang PDI Perjuangan dalam melewati rintangan berat di masa lalu, terutama pada saat Orde Baru. Dari mulai intervensi pemerintah di KLB Surabaya, Peristiwa Gambir Berdarah, Peristiwa Kudatuli, hingga gagal mengikuti Pemilu 1997.


Sujiwo mengatakan, sederet peristiwa kelam di masa lalu yang bahkan sampai mengakibatkan gugurnya nyawa manusia itu harus menjadi pendidikan sejarah bagi kader Repdem.


Ia menginginkan agar kader Repdem mempelajari peristiwa-peristiwa bersejarah tersebut secara mendalam agar tumbuh kesadaran bahwasanya PDI Perjuangan tidak ujug-ujug menjadi partai besar, tetapi melalui perjuangan panjang yang penuh tetesan keringat, air mata, darah, bahkan hilangnya nyawa manusia.


"Kita pernah dihadang pemerintah untuk mengadakan KLB di Surabaya tahun 1993, kemudian unjuk rasa besar-besaran pada Juni 1996 atau yang lebih dikenal dengan Gambir Berdarah. Lalu, yang paling monumental di tanggal 27 Juli 1996 atau Kudatuli, yakni penyerbuan kantor DPP partai oleh oknum tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan diri sebagai orang PDI. Sampai pada akhirnya, atas perintah Ibu Ketum, kita semua diminta untuk menarik diri dari pencalegan karena pada waktu itu PDI yang mengikuti Pemilu 1997 ialah kubu Soerjadi. Peristiwa-peristiwa itu harus menjadi baham renungan kader-kader Repdem supaya kalian paham bahwasanya partai ini tidak ujug-ujug berjaya seperti sekarang. Kita bisa seperti sekarang ini karena tetesan keringat, air mata, darah, bahkan nyawa manusia menjadi korban," ucapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Sujiwo turut meminta Repdem untuk membantu PDI Perjuangan memenangkan Pemilu 2024. Selain itu, Wakil Bupati Kubu Raya ini juga mendorong Repdem untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan sosial secara berkelanjutan.


"PDI Perjuangan sudah men-declare untuk menang hattrick di Pemilu 2024 nanti. Tentunya, sudah menjadi tanggung jawab Repdem untuk menyukseskan target ini. Makanya, terus lakukan kegiatan-kegiatan sosial yang berkesinambungan dengan tetap berkomunikasi dengan DPC PDI Perjuangan selaku induk organisasi," tandasnya. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update