Notification

×

Iklan


 

Kisruh Kerjasama Diskominfo Tuba, Puluhan Owner Media Kecewa

Minggu, 10 Juli 2022 | 19.05 WIB Last Updated 2022-07-11T02:05:47Z

Kisruh Kerjasama Diskominfo Tuba, Puluhan Owner Media Kecewa

PONTIANAKNEWS.COM (TULANG BAWANG) - Sejumlah awak media yang bertugas di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, menyayangkan kinerja Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) yang dianggap tidak profesional dalam bekerja, pasalnya pembagian dana publikasi Pemerintah Kabupaten Tuba terkesan tebang pilih.


Seperti yang diungkapkan salah satu pemilik media Suara lntelektual, Feri Yadi yang menyayangkan dana publikasi terkesan hanya diperuntukkan pada kelompok atau media tertentu saja, hal ini tentu sangat tidak profesional.


“Saya merasa kecewa dengan kinerja ASN Kominfo Tuba yang mengelola dana publikasi Pemkab Tuba, selain terkesan tertutup juga adanya kesan penganaktirian, sebagian hanya diberikan 1 berita berbayar dan kelompok tertentu bahkan lebih dari 4 berita berbayar, bahkan Kabid Zainudin pernah berkata kalau sisa anggaran APBD Murni masih tersisa 600 Juta, namun adanya beberapa media melakukan pencairan dibulan Juni ini Kabid berkata sisa dana Tersebut sudah habis,“ jelasnya pada hari Jumat (08 Juli 2022).


Hal senada juga diungkapkan oleh awak media lain, yang enggan disebutkan namanya yang juga merasakan hal yang sama dengan pemilik media Suara lntelektual, Feri Yadi.


 "Saya sudah 10 Tahun lebih menjadi Wartawan di Kabupaten Tulang Bawang dan saya sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh Kominfo Tuba ini, pasalnya bisa menimbulkan kecemburuan antar sesama awak media, bahkan anak kemarin sore sudah mendapatkam nominal besar dan fantastis, dengan sistem seperti ini dapat menimbulkan pro dan kontra antar sesama awak media terhadap Pemkab Tuba, dan diduga dapat mencoreng citra baik Bupati Dr.Hj. Winarti, S.E.,M.H," bebernya.


Ia mengatakan sikap ini tentu tidak sehat, pasalnya dapat menimbulkan kecemburuan sosial antar sesama wartawan yang sama-sama bertugas di Kabupaten Tulang Bawang, sementara ini Kominfo Tuba terapkan aturan dengan sisten Orderan namun nyatanya hanya pembohongan publik belaka, bahkan yang baru-baru ini saja sudah ada yang menerima pencairannya dengan nominal cukup fantastis.


“Apakah ini yang dikatakan kerja sama atau memang ada hal lain di balik itu," tegasn ya lagi.


Sementara itu ketika dikonfirmasi awak media melalui Via Pesan WhatsApp, Kepala Dinas Kominfo Tuba Desia Kusuma Yudha mengatakan, terkait dengan sisa dana APBD murni silahkan di konfirmasi ke Kabid Zainuddin dan kasi Suwandi. tidak ada pencairan yang di lakukan sembunyi.


"Maaf besok pagi saya ada acara Rapat dan bagi publikasi yang memang belum dicairkan kami masih berusaha untuk di perubahan. Dan itu pun yang memenuhi syarat dan bukti tayang dan khusus dana untuk media yang belum pernah sama sekali pencairan silahkan kirim data datanya. Bukan anggaran koran ya," tulisnya dalam pesan WhatsApp.


Di tempat terpisah Zainudin saat ditemui dikediamannya mengatakan bahwa pencairan anggaran telah selesai dan Ia menegaskan bahwa sisa Dana APBD Murni sudah habis tidak ada sisa sama sekali, jadi tunggu untuk di APBD Perubahan nanti.


 "Ya, memang betul dalam bulan Juni ada pencairan tapi saya jelaskan kalau itu memang SPJ di jaman Kadis kominfo yang lama Bapak Dedi Palwadi, dan Kadis Kominfo yang baru minta itu diselesaikan karena itu kesepakatan waktu Rapat bersama pak Sekda waktu itu. Dan saya tegaskan kembali untuk di sisa Dana APBD Murni sudah habis tidak ada sisa sama sekali, jadi tunggu untuk di APBD Perubahan nanti, itupun kalian harus melobi Ibu Kadis lagi," Jelasnya kepada sejumlah awak media. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update