Notification

×

Keanggotaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalbar Perlu Unsur Jurnalis

Rabu, 13 Juli 2022 | 08.31 WIB Last Updated 2022-07-13T15:31:35Z

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar Gusti Yursi berharap agar dalam Komposisi keanggotaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat perlu merepresentasikan unsur jurnalis, mengingat secara profesi mereka memang banyak bergelut dengan masalah penyiaran atau sejenisnya.


Menurutnya, saat melakukan fungsi pengawasan tentunya harus ads orang yang benar-benar paham dan mengerti tentang teknis dunia penyiaran secara khusus maupun etika jurnalistik.


"Kita bersyukur ada beberapa orang jurnalis yang lolos mengikuti serangkaian tes dari tim seleksi. Kemudian, mereka yang lolos mengikuti fit and proper tes di DPRD Kalbar. Nah, saat ini kita masih menunggu hasil fit tersebut, semoga ada unsur jurnalis atau pelaku media baik cetak maupun elektronik yang kemudian lolos dan menjadi Anggota KPID Kalbar tiga tahun ke depan," katanya.


"Saya berharap fungsi KPID ini bisa berjalan optimal. Khususnya mengenai fungsi kemitraan dan pembinaan yang nantinya akan dilakukan oleh KPID terkhusus kepada insan media di setiap lembaga penyiaran ataupun media massa lainnya," timbal Gusti Yursi.


Dukungan masuknya unsur jurnalis dan pelaku media massa dalam KPID Kalbar juga datang dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalbar. Selain membutuhkan pihak yang paham tentang dunia penyiaran dan etika jurnalistik, peran KPID juga semakin kuat di era digitalisasi saat ini.


"Tentu bukan perkara mudah untuk memastikan pengawasan terhadap lembaga penyiaran yang akan dilakukan KPUD nantinya. Karena itu, idealnya memang KPID memiliki unsur yang mewakili dari insan media massa baik cetak maupun elektronik. Karena ke depan, KPID akan berpacu dengan kecepatan informasi saat melakukan fungsinya," ujar Ketua IJTI Kalbar, Yuniardi.


"Era digitalisasi membutuhkan SDM yang mumpuni dan memahami tugas KPID. Karena akan sangat strategis KPID, memastikan sajian informasi yang diberikan lembaga penyiaran lokal khususnya," tutup Uun, sapaan akrabnya.


Untuk diketahui, jika Komisi I DPRD Kalbar telah melaksanakan Fit and Proper Tes (FPT) terhadap 21 calon anggota KPID Kalbar akhir pekan lalu. Nantinya, akan ada tujuh orang yang dipilih sesuai hasil FPT tersebut. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update