Notification

×

Iklan


 

Kader NU Sayangkan Langkah PBNU Caretaker PWNU Kalimantan Barat

Rabu, 27 Juli 2022 | 17.39 WIB Last Updated 2022-07-28T00:39:50Z
Kader NU Sayangkan Langkah  PBNU Caretaker PWNU Kalbar

PONTIANAKNEWS.COM (KUBU RAYA) – Sejumlah Kader Nahdlatul Ulama sayangkan  langkah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang telah melakukan penunjukan karateker Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat dengan nomor 105/A.II.04/07/2022 tanggal 1 Juli 2022 perihal penunjukan caretaker Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat.


Hal tersebut disampaikan Kyai Asruki yang merupakan Katib Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Kecamatan Sungai Raya, Ia menilai keluarnya surat keputusan caretaker terhadap PWNU Kalbar ini sangat aneh.


Menurutnya Bberedarnya surat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan nomor 105/A.II.04/07/2022 tanggal 1 Juli 2022 perihal penunjukan caretaker Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat menuai polemik dan sangat disayangkan oleh beberapa pengurus NU di tingkat Cabang hingga Pengurus Majelis Wakil Cabang.


“Apa alasan dan Tujuan PBNU Mengeluarkan surat karateker ini masih jadi pertanyaan?. Karena tidak ada kisruh dan panitia konferwil PWNU Kalbar  melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai arahan PBNU meskipun konferwil tidak dilaksanakan sesuai jadwal. Kalaupun ada kisruh soal penolakan salah satu bakal calon tidak semestinya PBNU melakukan caretaker karena itu diluar konteks,”  ucapnya.


Senada dengan hal itu, Kyai Sahir Mannani menyampaikan bahwa salah satu diktum caretaker PBNU berpegang teguh pada AD ART NU. Namun, faktanya sudah ada upaya meminta usulan pencalonan nama Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) sebelum pelaksanaan konferwil.


“Seharusnya usulan nama-nama AHWA itu masuk saat konferwil berlangsung. Berarti kondisi ini sudah di anggap luar biasa oleh PBNU, Kok Kesannya PBNU hari ini agresif ya,” Ujar Kyai Sahir Manani.


Namun dirinya menyerahkan sepenuhnya pada Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kubu Raya dalam mengambil keputusan yang terbaik menghadapi dinamika Konferensi Wilayah (Konferwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat ini.


“PBNU diawal masa khidmahnya sudah diuji, Siapapun Ketua PWNU Kalbar nantinya, semoga jajaran Syuriahnya bisa bersinergi dalam hal membumikan Aswaja di bumi Kalimantan Barat, Semoga pertemuan para Kiai ditingkat Wilayah frekuensinya terus meningkat dan semakin baik,” pungkasnya. (Abshor).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update