Notification

×

Iklan


 

Ini Penjelasan Polisi Terkait Penemuan Mayat Di Desa Sejowet Kabupaten Landak

Minggu, 03 Juli 2022 | 00.50 WIB Last Updated 2022-07-03T07:50:13Z
 Penemuan Mayat Di Desa Sejowet Kabupaten Landak

PONTIANAKNEWS.COM (LANDAK) – Warga dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang diduga bunuh diri dan tergantung di Dusun Panit Desa Sejowet Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak pada hari Sabtu (02 Juli 2022).


Mendapat informasi tersebut Kapolsek Kuala Behe, Iptu Zulianto memerintahkan Bhabinkamtibmas Desa Sejowet, Aipda M Harmoko bersama Briptu Goliat F A untuk segera mendatangi TKP dan melakukan Olah TKP.


Anggota  Polsek Kuala Behe kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan Olah TKP pasca menerima laporan dari masyarakat terkait dengan adanya dugaan salah seorang laki-laki mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri tersebut.


“Setelah mendapat laporan terkait adanya dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri, Bhabinkamtibmas desa Sejowet bersama anggota Polsek Kuala Behe langsung ke TKP,” ujar Iptu Zulianto.


Iptu Zulianto menjelaskan bahwa korban gantung diri diketahui berinisial SM (34) yang merupakan warga Dusun Jirak, Desa Karya Bakti Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang.


“Korban gantung diri pertama kali diketahui oleh Melodi (23) warga Dusun Sebaro, Desa Sejowet, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak. yang pada saat itu sekira pukul 15:00 Wib, Melodi hendak pulang kerumahnya sehabis dari kebun, saat Di TKP Melodi hendak melewati kayu yang digunakan korban untuk gantung diri, menghadap kearah barat Melodi melihat korban sudah tergantung dibawah dahan pohon tengkawang tunggkul yang sudah tumbang, dengan menggunakan tali Belati,” jelas Kapolsek.


Melihat kejadian tersebut Melodi langsung lari kearah kampung  Sejowet dan memberitahukannya kepada Simus (37) warga Dusun Panit Desa Sejowet, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, dan bersama warga kembali Ke TKP untuk melihat kembali korban, Dan diketahui korban sudah tidak bernafas lagi, selanjutnya oleh warga tersebut melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kuala Behe.


“Setelah datang Ke TKP, Anggota Polsek Kuala Behe segera melakukan Olah TKP, Membuat Sket Kasar dan mengamankan barang bukti berupa handphone milik korban, tali Belati yang digunakan korban dan handuk, serta membawa korban ke Puskesmas Meranti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek. (go/tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update