Notification

×

Anggota Komisi V DPR-RI Ini Akan Terus Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Di Kalbar

Kamis, 14 Juli 2022 | 17.02 WIB Last Updated 2022-07-15T00:02:44Z
Anggota Komisi V DPR RI, Boyman Harun

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) – Sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Kalimantan Barat, Boyman Harun yang juga Anggota Komisi V DPR RI berkomitmen memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalbar dalam rangka mendorong kemajuan daerah. 

 

Hal tersebut disampaikanya kepada redaksi kalbarnews.co.id ketika ditemui disela-sela kunjungan kerja di daerah Pemilihanya Kalimantan Barat, Ia mengatakan akan terus berkomitmen memperjuangakan Kemajuan Daerah khususnya di Imsfrastruktur yang banyak menjadi keluhan masyarakat Di Kalimantan Barat.

 

"Sebagai wakil rakyat terutama dari Dapil Kalbar 1, saya terus berkomitmen dan semaksimal mungkin di pusat memperjuangkan pembangunan di daerah terutama di bidang infrastruktur," ujar Boyman Harun.

 

Boyman Harun menjelaskan sejauh ini sudah banyak yang diperjuangkan proyek pusat untuk daerah. Terbaru seperti Jalan Nasional Sungai Kelik, Nanga Tayap-Siduk-Ketapang yang saat ini tender, Dirinya mengaku akan terus memperjuangkan insfrastruktur tersebut. 

 

"Jalan tersebut mendapat anggaran cukup besar untuk peningkatan jalan yang menjadi akses warga dua kabupaten yaitu Kabupaten Utara dan Kabupaten Ketapang. Anggaran kurang lebih Rp41 miliar," jelas dia. 

 

Boyman Harun mengatakan Jalan Ketapang Kendawangan dan ada jalan Pelang Batu Tajam, Ketapang.   Kemudian, Jalan Siduk - Teluk Betang, Kayong Utara yang statusnya jalan provinsi saat ini tengah diperjuangkan statusnya menjadi jalan nasional. Hal itu agar bisa dibiayai melalui APBN. Jalan tersebut sangat penting bagi mobilitas orang dan barang sehingga bisa mempercepat pembangunan di daerah. 

 

"Kami terus meminta dan koordinasi dengan Kementerian PUPR agar status jalan bisa nasional. Bahkan disarankan mau cepat bisa bentuk Inpres. Untuk itu saya juga sudah koordinasi dengan para pihak dengan pemerintah daerah termasuk pihak perusahaan karena di atas izin lahannya. Terima kasih kami ucapkan karena  siap mendukung," jelas dia. 

 

Setelah itu, duplikat Jembatan Kapuas 1 yang saat ini juga sudah tendar dan mulai dibangun tahun ini. 

 

"Kondisi macet di Kalbar terutama di Pontianak di sekitar jembatan tidak perlu ditawar. Untuk itu pembangunan diperjuangkan dan terus dikawal. Alhamdulillah tahun ini sudah tender dengan nilai Rp267,6 miliar," pungkasnya. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update