Notification

×

Gubernur Kalbar Minta Kepala Perangkat Daerah Percepat Realisasi Kegiatan Dan Anggaran

Selasa, 21 Juni 2022 | 07.50 WIB Last Updated 2022-06-21T14:50:43Z
Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum.,

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) – Sebanyak 378 orang kepala sekolah hadir dalam kegiatan Pengukuhan/Penyerahan Surat Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri, dan Sekolah Luar Biasa Negeri, di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Senin (20 Juni 2022).


Melalui arahan yang disampaikan, Gubernur minta kepala sekolah untuk memimpin sekolahnya sepenuh hati. Artinya, selalu mementingkan murid demi melahirkan generasi penerus bangsa yang baik.


"Harus segera menemukan solusi jika ada murid berprestasi yang berasal dari keluarga tidak mampu dan seragamnya sudah tidak layak pakai. Karena kalau dia merasa minder, maka secara psikologis akan mempengaruhi prestasinya," pinta Gubernur yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes.


Kepala sekolah ditekankan untuk tidak menjual seragam di sekolah. Jika kedapatan sekolah yang menjual seragam, maka akan mendapatkan sanksi yang tegas.


"Kalau ada sekolah yang menjual seragam selain batik sekolah. Jika ada bukti yang kuat, saya akan minta Disdikbud Prov Kalbar untuk mengganti kepala sekolah tersebut," tegas H. Sutarmidji.


Kemudian, kepala sekolah juga diajak untuk bersama-sama membangun dunia pendidikan Kalbar dan memberikan pendidikan yang bersih.


"Layani mereka yang tidak mampu dalam hal pendidikan. Jangan sampai ada yang putus sekolah, segera carikan solusi. Jika tidak ada pakaian seragam, Pemprov Kalbar memiliki program bantuan pakaian untuk anak tidak mampu," jelas Gubernur Kalbar.


Selain mengukuhkan 378 orang Kepala Sekolah, Gubernur juga melantik 7 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Kalbar.


"Perangkat daerah saya minta jangan lambat menyerap anggaran. Dan SiLPA jangan sampai terlalu tinggi dan lebih dari 7 persen. Akan saya evaluasi," tegas Gubernur.


Adapun 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, yaitu Ir. Ansfridus J. Andjioe, M.E., sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Junaidi, M.M., sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Ignasius IK, S.H., M.Si., sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Kalimantan Barat, Y. Anthonius Rawing, S.E., M.Si., sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Suherman, S.H., M.H., sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Barat, Hendra Bachtiar, S.T., M.T., sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia, dan Christianus Lumano, S.E., M.Si., sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan. (Tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update