Notification

×

Iklan

Gubernur Kalbar Dan Wagub LEMHANNAS RI Talkshow Wawasan Kebangsaan

Selasa, 07 Juni 2022 | 07.57 WIB Last Updated 2022-06-07T14:57:20Z
Gubernur Kalbar Dan Wagub LEMHANNAS RI Talkshow Wawasan Kebangsaan

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., bersama Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Wagub Lemhannas RI), Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Eddy Suratman, S.E., M.A., menjadi pembicara dalam Talkshow Wawasan Kebangsaan Lemhanas  RI Tahun 2022 yang disiarkan secara langsung di Studio TVRI Pontianak pada hari Senin (6 Juni 2022).

 

Dalam kesempatan ini, Wagub Lemhanas RI mengatakan generasi muda memiliki potensi yang besar dalam menjaga NKRI dan nilai-nilai kebangsaan.


"Sebagai orang tua kita harus memberikan arahan kepada generasi muda agar lebih baik, berkelanjutan dan 100 tahun dari sekarang kita ingin mendengar Indonesialebih maju, sejahtera, adil dan makmur sesuai dengan tujuan nasional kita," kata Wagub Lemhanas.


Wagub Lemhanas menambahkan dalam memantapkan nilai-nilai kebangsaan, harus berpedoman pada 4 (empat) konsensus dasar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.


"Itulah (empat konsensus dasar) yang harus dijaga dan dipelihara agar tetap pada rohnya, tidak melenceng kemana-mana karena gangguan dari luar pasti banyak," jelas Letjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah saat diwawancarai.


Sementara itu terkait Sumber Daya Alam (SDA), Gubernur Kalbar berharap Sumber Daya Alam yang tersedia di Kalbar diperlakukan dengan baik dan dapat mensejahterakan masyarakat Kalbar.


"Jangan sampai Sumber Daya Alam kita habis tapi masyarakatnya tidak sejahtera. Kalau saya disuruh pilih antara Sumber Daya Alam yang banyak atau Sumber Daya Manusia yang handal, maka saya akan pilih SDM yang handal karena tidak akan habis," kata Gubernur Kalbar.


Selain itu, Kalbar yang memiliki luas wilayah 1,13 kali luas Pulau Jawa, sumber daya alam yang melimpah, dengan kondisi yang geografis yang memiliki ratusan sungai besar dan kecil mempunyai potensi yang cukup baik.


"Jadi potensi kita sangat besar, sehingga saya berpikir bagaimana Kalbar dari sisi ekonomi dapat menjadi tertinggi se- Kalimantan karena kita selalu di urutan nomor empat. Setelah melakukan berbagai treatment ternyata kita hanya mampu berada di posisi kedua, penyebabnya IKN Pindah ke Kaltim," tutup Gubernur Kalbar. (BP/tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update