Notification

×

Iklan

Werry Syahrial Resmi Dilantik Menjadi Ketua Ikatan Keluarga Minangkabau Kalbar

Minggu, 22 Mei 2022 | 15.44 WIB Last Updated 2022-05-22T22:44:54Z
Werry Syahrial Resmi Dilantik Menjadi Ketua Ikatan Keluarga Minangkabau Kalbar


PONTIANAKNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Provinsi Kalimantan Barat Periode 2021-2026, Ir. H. Werry Syahrial, MH, dan Sekretaris Zahirman, SH beserta Pengurus lainya resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM Dr. H. Fadli Zon, SS, MSc dan Sekjen DPP IKM Ir. Nefri Hendri, MT, di Hotel Ibis Pontianak pada hari Sabtu (21 Mei 2022).

 

Fadli Zon berharap Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Kalimantan Barat bisa terus berkontribusi bagi warga Minang yang ada di Kalbar khususnya dan juga warga lainya pada umumnya. "Karena prinsif orang Minang tersebut di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung, harus terus beradaptasi dengan masyarakat setempat," ujarnya saat diwawancarai, usai pelantikan DPW IKM Provinsi Kalbar 2021-2026 dan Halal Bihalal, Sabtu (21/5/2022) malam. 

 

Fadli Zon menambahkan bahwa latar belakang orang Minang ini bermacam-macam, banyak yang menjadi pedagang, profesi dan ada juga di pemerintahan dan lain sebagainya. "Saya kira dengan adanya IKM ini, menjadi wadah silaturrahmi bagi warga Minang, dan juga kita tahu banyak juga paguyuban-paguyuban dari berbagai etnis dan saya kira di itu bisa bekerjasama untuk membangun persatuan di Kalimantan Barat dan bersinergi untuk kemajuan di Kalimantan Barat," harapnya.   

 

IKM ini, kata Fadli Zon, sudah ada di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai ke Papua. "Ternyata banyak orang Minang merantau di mana-mana, sekitar tiga minggu yang lalu saya ke Swedia, ada juga orang Minang yang merantau di sana, jadi jiwa perantau orang Minang ini sudah ada di DNA nya orang Minang," ucapnya saat menyampaikan sambutanya.

 

Fadli Zon mengatakan bahwa nasionalisme orang Minang ini tidak perlu diragukan lagi, dari empat bapak republik, Soekarno, Hatta, Sutan Syahir, Tan Malaka. Tiganya ini orang Minang. Ini menunjukan dalam sejarah, jadi jejak langka dan sejarah yang tak akan di lupakan.

 

"Tidak perlu diragukan persoalan nasionalisme, persoalan pancasila. Karena tokoh-tokoh Minang ini juga ikut merumuskan Udang-Undang Dasar 1945, sehingga kita kedepan berbuat yang lebih baik lagi," ujarnya.

 

Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, SH, M.Hum, berharap kepada Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kalbar dibawah pimpinan Werry Syahrial, bisa membawah Kalbar tetap kondusif. "Karena Kalbar ini multi sangat etnis, mudah-mudahan dengan keberagaman kita ini, bisa membangun Kalbar ini semakin lebih baik," harapnya.

 

Sutarmidji mengatakan bahwa jumlah masyarakat Minang di Kalbar ini cukup banyak dan sampai saat ini sangat bisa berinteraksi dengan masyarakat lainnya.

 

"Di Kalbar ini dari etnis manapun saya berharap bisa berinteraksi dengan satu dan lainnya, untuk bersama-sama membangun Kalbar.  Karena kalau orang Minang ini pakai filisopi rendang saja, karena rendang ini cocok untuk lidah dari etnis manapun dan siapapun," ucapnya saat diwawancarai. 

      

Sementara itu Ketua DPW IKM Kalimantan Barat Ir. H. Werry Syahrial, MH,  mengungkapkan berdasarkan AD/ART IKM pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyatukan warga rantau asal Minang yang ada di Kalbar ini dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang sudah ada di Kabupaten/kota di Kalbar ini. 

 

"Melalui Ikatan Keluarga Minang sebagai wadah dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan sekaligus sebagai sarana di organisasi serta untuk berintegrasi dan berinteraksi dengan masyarakat  lainnya dalam membangun Kalbar ini," harapnya. (mr/tim liputan**).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update