Notification

×

Iklan

Sebanyak 150 Rumah Di Kota Pontianak Terima Program BSPS Dari Boyman Harun

Sabtu, 16 April 2022 | 21.03 WIB Last Updated 2022-04-17T04:03:15Z
Sebanyak 150 Rumah Di Kota Pontianak Terima Program BSPS Dari Boyman Harun


PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) - Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar, Boyman Harun menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2022 dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada 150 rumah kumuh di Kota Pontianak pada hari Sabtu (16 April 2022).


Dalam sambutanya Boyman Harun berharap Bantuan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat untuk memiliki rumah layak huni agar dapat hidup lebih baik lagi.


“Harapan kita masyarakat Kalbar, sudah memiliki rumah yang layak sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian mereka,” Kata Boyman.


Sebagai Anggota DPR RI dan Ketua DPW Partai PAN Kalbar, Boyman berkomitmen memberikan manfaat kepada masyarakat Kalbar seperti janjinya saat Pemilu kemarin.


 Untuk itu Pemerintah Pusat terus didorong agar mengucurkan bantuan sebanyak-banyak untuk masyarakat Kalbar, saat ini masih ada sebagian masyarakat yang tinggal di rumah tak layak.


“Kita terus dorong agar Pemerintah Pusat mengucurkan bantuan kepada masyarakat Kalbar, saat ini sebanyak 2.500 program bedah rumah yang telah disalurkan, tak hanya bedah rumah saja fasilitas lain seperti perbaikan sanitasi dan lingkungan juga telah diberikan kepada masyarakat Kalbar,” ujarnya.


Semantara itu Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar mengapresiasi berbagai program yang di kucurkan anggota DPR RI dapil Kalbar Boyman Harun kepada Kota Pontianak. Mulai dari Program Bedah Rumah, Sanitasi, Pondok Pesantren Dan Kotaku.


Selama ini dirinya sebagai anggota DPRD Kota Pontianak telah berupaya meyakinkan Boyman Harun agar Kota Pontianak mendapatkan program tersebut.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Boyman Harun telah memberikan banyak program ke kota pontianak, inilah tujuan kita berpartai politik dan bagaimana saya bisa meyakinkan pak boy untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Pontianak,” ungkap Zulfydar Zaidar Mochtar.


Selain itu Zulfydar berharap pemerintah Kota Pontianak mampu bekerjasama dengan baik. Sehingga masalah yang ada terutama terkait penyediaan rumah layak huni bagi warga bisa terselesaikan. Terlebih program ini tidak menggangu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pontianak.


"Saya berharap penerima dapat bekerjasama termasuk fasilitator dan pendamping tidak punya pemikiran tersendiri, namun bersama-sama membangun Kota Pontianak. Jika berjalan lancar saya sebagai anggota DPRD Kota Pontianak bisa mengajukan kembali program bantuan,” ungkap Zulfydar.


Dirinya menyebutkan kerjasama dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk pembangunan di Kota Pontianak. Disamping itu kepala daerah juga diharapkan mampu berupaya hingga ke pusat. Agar ekonomi di Kota Pontianak berputar sehingga berdampak baik pada perekonomian.


"Bantuan ini justru sangat membantu Pemerintah Kota Pontianak, Dalam program pengentasan kemiskinan termasuk juga perbaikan lingkungan, sanitasi dan juga pusantren dan tidak mengganggu APBD Kota Pontianak. Untuk Kota Pontianak sendiri bantuan bedah rumah tahun ini sebanyak 150 orang tersebar di Kecamatan Pontianak Utara, Pontianak Kota, Pontianak Selatan dan Pontianak Barat dengan jumlah sebesar 20 juta perumah,” lanjut Zulfydar.


Ia berharap kedepan semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu dengan program tersebut. Sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki rumah yang layak huni. Hal tersebut akan berdampak baik pada peningkatan perekonomian masyarakat.


"Kita berharap bagi penerima bantuan tidak melupakan jasa kami, sebab dukungan dari masyarakat Kalbar khususnya Kota Pontianak sangat besar dampaknya untuk kelanjutan program bantuan. Saya Zulfydar Zaidar Mochtar dan Boyman Harun dari Partai PAN meminta masyarakat terus mendukung Partai PAN demi kemajuan pembangunan di Kalbar dan Kota Pontianak pada khususnya,” pungkas Zulfydar.(ian).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update