Notification

×

Iklan

Hilang Saat Melaut, Ali Akbar Ditemukan Tak Bernyawa Di Tanjung Bangkai

Selasa, 19 April 2022 | 04.54 WIB Last Updated 2022-04-19T11:54:56Z
Hilang Saat Melaut, Ali Akbar Ditemukan Tak Bernyawa Di Tanjung Bangkai

PONTIANAKNEWS.COM (MEMPAWAH) – M Ali Akbar (70) warga Desa Pasir Panjang Kabupaten Mempawah ditemukan tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Senin (18 April 2022).


Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi, Ia mengatakan M Ali Akbar merupakan nelayan yang dikabarkan hilang saat melaut di sekitar Kuala Mempawah, Kabupaten Mempawah beberapa hari lalu.


"Korban merupakan nelayan yang kami bersama tim SAR gabungan cari sejak kemarin. Korban ini belum kembali dari melaut sejak hari Sabtu (16/04) lalu Kemarin kami mendapatkan laporan tersebut dan melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di daerah Tanjung Bangkai Kabupaten Mempawah," jelas Yopi.


Yopi menambahkan setelah ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa kemudian dilakukan proses evakuasi yang berlangsung tanpa kendala yang berarti.


"Pagi sekitar pukul 09.00 WIB kami mengevakuasi korban sekitar 305° dari lokasi perkiraan korban tenggelam. Tim kemudian mengevakuasi dan membawa jenazah korban untuk diserahkan kepada pihak keluarga," tambahnya.


Sebelumnya diberitakan Bahwa seorang nelayan bernama M Ali Akbar warga Desa Pasir Panjang Kabupaten Mempawah belum kembali dari melaut di sekitar Kuala Mempawah, korban berangkat pukul 05.00 WIB dan seharusnya sudah kembali pukul 09.00 WIB di hari yang sama.


Hilangnya korban membuat keluarga dan masyarakat melakukan upaya pencarian mandiri namun usaha tersebut belum berhasil mengetahui posisi korban hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia diperairan Tanjung Bangkai, Kabupaten Mempawah.


Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi  menjelaskan unsur yang terlibat dalam tim gabungan tersebut adalah Tim Rescue Kantor SAR Pontianak, Polsek Mempawah, Pol Air Mempawah, BPBD Mempawah,  Swadesi Borneo, Damkar Purnama, Nelayan Keluarga Korban dan Masyarakat Setempat. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update