Notification

×

Iklan


 

Kapolres Ketapang Pimpin Apel Gabungan Siaga Kebakaran Hutan Dan Lahan

Selasa, 08 Maret 2022 | 18.06 WIB Last Updated 2022-03-09T02:06:21Z
Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla


PONTIANAKNEWS.COM (KETAPANG) - Polres Ketapang menggelar Apel Personel dan Sarana Prasarana (Sarpras) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2022 yang dilaksanakan di halaman Mapolres Ketapang jalan Brigjen Katamso Ketapang, Selasa (08/03/2022).

Apel Gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, S.IK, MH dan  dihadiri oleh Kasat Pol PP Ketapang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ketua DPRD Ketapang, Ketua Pengadilan Negeri Ketapang, Personil Polres Ketapang, Perwakilan Anggota dari Unsur TNI dari Kodim 1203 Ketapang, Anggota Subden Batalyon Pelopor Ketapang Sat Brimobda Polda Kalbar, Personil BPBD, Personil Sat Pol PP serta Relawan Desa Tanggap Bencana.


Dalam amanat Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro yang dibacakan Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana, S.I.K meminta seluruh personil gabungan agar dapat melaksanakan pencegahan potensi karhutla serta siaga melalui penanggulangan Karhutla.


Kapolda Kalbar meminta secara bersama-sama dengan warga masyarakat untuk dapat menekan seminimal mungkin potensi Karhutla dan akan lebih baik lagi sesuai harapan bersama.


Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro mengingatkan semua pihak menyakini benar-benar tidak ada kejadian Karhutla lagi karena apabila terjadi Karhutla, dapat menimbulkan kerugian luar biasa dari aspek kesehatan masyarakat serta kerugian ekonomi akibat terbakarnya hutan dan lahan.


“Perlu diketahui bahwa 99 Persen penyebab kebakaran adalah dari faktor ulah manusia, akibat perbuatan dari kita sendiri, oleh karena itu kita aparatur bersama masyarakat harus peduli dan bersinergi serta berupaya maksimal untuk mencegah karhutla ini serta mengajak warga masyarakat yang belum sadar dan masih suka melakukan pembakaran lahan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” Jelas Kapolres.


Upaya penanggulangan karhutla dapat dilakukan dengan upaya preemtif antara lain pemetaan hot spot, deteksi dini, melakukan himbauan, melakukan sosialisasi kepada pihak perusahaan dan masyarakat, melakukan kegiatan koordinasi dengan instansi terkait, memberdayakan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Kades atau Lurah sebagai kekuatan tiga pilar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, serta memberdayakan peran tomas dan toga untuk menghimbau warga agar tidak membuka lahan dengan membakar.


 

Setelah pelaksanaan apel, dilanjutkan dengan pemeriksaan sarana peralatan pemadam kebakaran yang digelarkan di halaman Mapolres Ketapang berupa sejumlah mesin semprot, mesin robin, selang air, alat pengaman diri serta beberapa kendaraan roda dua dan roda empat. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update