Notification

×

Iklan


 

Desa Wado Bisa Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

Sabtu, 05 Maret 2022 | 15.39 WIB Last Updated 2022-03-05T23:39:22Z
Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.

PONTIANAKNEWS.COM (BLORA) - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.,berharap Desa Wado Kecamatan Kedungtuban bisa menjadi Desa Percont ohan pengelolaan sampah  ramah lingkungan, hal tersebut disampaikanya pada saat meresmikan  Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R) GREGET LUMINTU yang  dirangkaikan dengan penghijauan di Desa Wado Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora pada Jumat (04/03/2022).


“Saya Harap dengan diresmikanya Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R) GREGET LUMINTU Di Desa Wado ini bisa menjadi percontohan pengelolaan sampah yan g ramah lingkungan untuk daerah lainnya,” ucap Bupati Blora ini.


Dalam peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti serta menyaksikan penandatanganan peraturan Desa Terkait pengelolaan Sampa tampak hadir pula Ketua DPRD Blora, H. Dasum, SE., MMA., Ketua TP PKK Blora, dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Kedungtuban.


Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengapresiasi atas dibentuknya TPS3R di Wado ini. Bupati juga berharap potensi sampah ini bisa dikelola dengan baik, bisa menjadi sesuatu manfaat dan bisa menghasilkan.


"Termasuk sekolah sekolah, desa desa dan kelurahan, bisa dikoordinir dan semoga kedungtuban ini menjadi embrio percontohan dalam penanganan sampah," harap Bupati.


Soal TPS3R ini, lanjut Bupati nantinya perlu dicontoh, bank sampah ini bisa menjadi kebanggaan dan bisa di kelola dengan baik.


"TPS3R ini bisa mengurangi sampah di TPA , saat ini kita punya 2 TPA Cepu dan Blora, semoga menjadi percontohan desa lainnya, Kami juga berharap nantinya bisa disinergikan dengan ibu ibu PKK, jika ditempat lain sampah bisa ditukar dengan beras, di Wado ini kenapa tidak, terlebih di Kedungtuban ini lumbung padi, kalau daerah lain bisa disini harus bisa,"pinta Bupati.


Bupati berharap progam ini tidak hanya di sini saja, namun segera bisa ditularkan ke desa-desa lain.


"Kalau perlu dilombakan, saya bayangkan sampah yang awalnya jadi problem ini nanti bisa jadi solusi bagi kita semua," harapnya.


Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyerah secara simbolis bibit pohon mahoni, dan melakukan penanaman pohon di area TPS3R Greget Lumintu.

 

Sementara itu Istadi Rusmanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora Blora mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional, yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu dengan sejumlah rangkaian kegiatan mulai lakukan live talkshow di radio, melakukan kebersihan di area sungai grojokan, operasi sampah liar, FGD dan grebeg sampah di Desa serta hingga saat ini peresmian TPS3R di Desa Wado.


"Dengan adanya gedung ini, semoga bisa terlaksana dengan baik, dan TPS ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Semoga bisa jadi percontohan di Kecamatan Kedungtuban," jelas Istadi.


Untuk TPS3R menurutnya saat ini baru ada 2 lokasi yaitu di Desa Purwosari, Kecamatan Blora dan di Desa Wado Kecamatan Kedungtuban ini.


"Semoga kedepan tiap kecamatan ada TPS3R ,mengingat keberadaannya sangat bermanfaat," tambahnya.


Pihaknya juga mengaku, TPS3R GREGET LUMINTU ini juga merupakan satu satunya TPS yang sudah memiliki Perdes akan pengelolaan sampah.


"Dan ini tadi juga ditandatangani disaksikan bupati terkait perdes pengelolaan sampah, semoga ini jadi percontohan di desa lain, " imbuhnya.


Sementara itu Dasum Ketua DPRD Blora, mengaku senang di Kedungtuban ada pengelolaan sampah yang benar benar diperhatikan dan dilakukan.


"Semoga yang hadir ini nanti bisa menjadi pelopor masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan,Kita siap membantu dalam penanggulangan sampah ini," ucapnya. (Tim/ Dinkominfo Blora/Prokompim).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update