Notification

×

Iklan


 

Demonstran Poros Rakyat Indonesia Desak Walikota Copot Kepala Dinas Pendidikan

Sabtu, 05 Maret 2022 | 16.22 WIB Last Updated 2022-03-06T00:22:48Z

Demonstran Desak Walikota Copot Kepala Dinas Pendidikan

PONTIANAKNEWS.COM (MAKASAR) — Aksi puluhan demontran aktivis dari Lembaga Poros Rakyat Indonesia mendesak Walikota Makasar mencopot Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kota Makasar karena adanya dugaan sejumlah persoalan yang muncul pada Sinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar tersebut.


Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Poros Rakyat Indonesia, M Jafar Sainuddin pada saat memimpin orasi langsung di depan kantor Dinas Pendidikan san Kebudayaan Kota Makassar pada Jumat (04/03/2022).


Ketua Umum Poros Rakyat Indonesia, M Jafar Sainuddin mendesak agar walikota Makassar segera melakukan eveluasi terhadap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini.

 

Aksi demonstrasi para pegiat dan aktivis Poros Rakyat Indonesia dipicu hasil investigasi dan temuan terhadap pelaksanaan salah satu kegiatan fisik proyek bangunan di kantor dinas pendidikan dilaksanakan lebih awal pada tahun ini sebelum kegiatan anggaran belanja OPD Pemkot Makassar keluar.


Selain itu, kegiatan fisik tersebut tidak tercantum dalam aplikasi sistem informasi Sirup sebagai dinilai telah melanggar aturan dan ketentuan pengadaan barang dan jasa, bahkan dalam melakukan hak jawab kepala dinas Pendidikan Kota tidak Mencontohkan tatanan yang baik.


“Hari ini, kami turun melakukan aksi demonstrasi meminta transparansi sumber anggaran yang digunakan untuk kegiatan pembangunan salah satu kegiatan fisik di kantor dinas pendidikan Kota Makassar. Padahal kita ketahui hingga bulan Februari anggaran belanja OPD Pemkot Makassar belum ada yang berjalan,”ungkap Ketua Umum Poros Rakyat Indonesia, M Jafar Sainuddin.


Tuntutan para demonstran tersebut berlanjut hingga mendesak walikota Makassar segera melakukan evaluasi terhadap kepala dinas pendidikan dan mendorong transparansi anggaran belanja dinas pendidikan Makassar agar dibuka ke publik. (tim liputan).


Editor : putri

×
Berita Terbaru Update