Notification

×

Iklan

Ribuan Warga Di Kabupaten Ketapang Terdampak Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Senin, 14 Februari 2022 | 00.08 WIB Last Updated 2022-02-14T08:08:09Z
Kabupaten Ketapang Terdampak Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

PONTIANAKNEWS.COM (KETAPANG) – Musibah kembali melanda Kalimantan Barat, beberapa wilayahdi Kalbar kembali dilanda musibah banjir hingga membuat sejumlah warga terdampak, Selain di Kabupaten Landak dan Kota Singkawang, Kabupaten Ketapang juga sangat terdampak akibat banjir.


Sedikitnya  ada 7 Desa di Kecamatan Simpang Hulu Kabupaten Ketapang yang terdampak banjir, hal itu berdasarkan data Badan Penaggulangan Bencana Daera (BPBD) Kabupaten Ketapang.


 Berdasarkan data Badan Penaggulangan Bencana Daera (BPBD) Kabupaten Ketapang ini rincian daerah yang alami musibah banjir tersebut, antara lain :


1. Desa Balai Pinang : 358 KK

2. Desa Kualan Hilir : 233 KK

3. Desa Kualan Tengah : 52 KK

4. Desa Semandang Kiri : 59 KK

5. Desa Semandang Hulu : 152 KK

6. Desa Botuh Bosi : 166 KK

7. Desa Paoh Concong : 101 KK


Total tercatat 1.121 Kepala Keluarga (KK) yang saat ini terdampak akibat banjir yang masih terjadi di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat ini.

 

Banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak 9 Februari Hingga 11 Februari 2022. Akibatnya debit air yang melimpah membuat sungai tidak mampu menampung air tersebut sehingga merendam pemukiman warga yang ada di  .

 

Banjir membuat jalur transportasi lumpuh total dan aktivitas warga juga lumpuh. Hingga saat ini BPBD Kabupaten Ketapang sedang mendata warga dan menyalurkan bantuan guna memberikan makanan siap saji karena warga tidak dapat beraktivitas.


Warga masih enggan mengungsi karena ingin menjaga rumah mereka, Berdasarkan montitoring BPBD Kabupaten Ketapang terdapat satu jembatan rusak  dan pinggiran jembatan terkikis banjir yang mengakibatkan terputusnya akses penghubung Desa Kualan Hulu. Warga pun membuat jembatan sementara agar bisa dilalui untuk akses di desa tersebut.


Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini, namun warga membutuhkan makanan dan air bersih selama banjir terjadi. (samsul).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update