Notification

×

Iklan

Dua Kelompok Pemuda Di Kubu Raya Nyaris Bentrok, Ternyata Ini Penyebabnya

Rabu, 09 Februari 2022 | 04.35 WIB Last Updated 2022-02-09T12:35:27Z
Dua Kelompok Pemuda Di Kubu Raya Nyaris Bentrok

PONTIANAKNEWS.COM (KUBU RAYA) – Tiba-tiba saja puluhan orang saling kejar dan lempar batu di depan eks kantor Benua Indah jalan Adi Sucipto Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, keributan itu terjadi antara Anggota Koperasi Mitra Jaya Perkasa (MJP) dengan Anggota Koperasi Tenaga Kerja Khusus Bongkar Muat (TKKBM) Kabupaten Kubu Raya, Rabu (09/02/2022).


Peritiwa keributan nyaris terjadi antara dua kelompok tersebut, bermula pada sekira pukul 09.30 wib di Depan Kantor Bumi Raya Grup Jalan Adisucipto Km 7,9  Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.


Peristiwa keributan tersebut segera diatasi oleh aparat Kepolisian Polres Kubu Raya bersama tokoh Masyarakat dan warga setempat dengan melakukan mediasi sehingga bisa meredakan emosi anggota koperasi kedua belah pihak yang berseteru.


Hal tersebut disampaikan Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerold HY Kumontoy yang terjun langsung menenangkan kedua belah pihak yang berseteru, Kapolres meminta untuk semua menjaga situasi dan kondisi Kabupaten Kubu Raya Yang Kondusif.


“Keributan ini murni kesalahpahaman antara Koperasi MJP dan Koperasi TKKBM mengenai system kerja, sudah dilakukan mediasi bahkan Pemda Kabupaten Kubu Raya juga sudah lakukan mediasi, namun memang belum menemukan kata sepakat,” terang Kapolres.


Kapolres Kubu Raya menjelaskan keributan tersebut dipicu adanya Anggota Koperasi TKKBM Kubu Raya yang berkumpul dengan massa kurang lebih 50 orang di depan Kantor Bumi Raya Grup sehingga memancing pihak Anggota Koperasi MJP mendatangi lokasi tersebut.


“Ini Murni masalah buruh dibawah naungan Koperasi MJP dan Koperasi TKKBM , tidak ada unsur lain, olehkarena itu jangan ditarik-tarik ke isu yang lain, apakah Isu SARA atau yang lain seperti yang beredar di media sosial,” tegas Kapolres Kubu Raya.


AKBP Jerold HY Kumontoy juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebar video-video yang dapat memicu kesalahpahaman apalagi ditambahi narasi yang tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.


“Saya menghimbau masyarakat tidak menyebarkan video yang dapat memicu kesalahpahaman lagi apalagi ada narasi-narasi provokatif, jangan sampai nanti malah menjadi masalah terkait pelanggaran IT atau pidana lainya, dan Kami tegas akan hal itu,” ujar Kapolres Kubu Raya.


Terkait peritiwa ini Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y Kumontoy S.I.K mengatakan permasalahan bongkar muat di gudang telah di proses oleh pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan akan di buatkan regulasinya yang mengatur kegiatan tersebut sehingga diharapkan jangan ada pihak-pihak yang berusaha mengganggu ketertiban umum.


“Apabila ada Pihak yang ingin dan akan  menggangu ketertiban umum pastinya akan masuk dalam ranah hukum, Mari kita bekerja sama dan mengatur kegiatan bongkar muat sehingga  mendapatkan win-win solusion yang baik dengan tidak mengganggu ketertiban umum,” jelas Kapolres lagi.

Sementara itu ketika ditemui usai mediasi, Ketua Koperasi Mitra Jaya Perkasa (MJP) Kubu Raya, H Robby mengatakankesalahpahan yang terjadi sudah di mediasi, dirinya mengatakan telah sepakat bersama Ketua Koperasi Tenaga Kerja Khusus Bongkar Muat (TKKBM) Kabupaten Kubu Raya, Afrianto untuk menyerahkan permasalahan ini Ke Pemerintah daerah.


“Kita sudah sepakat akan menyelesaikan dan menunggu kebijakan terkait sistem pekerjaan bongkar muat di Kubu Raya yang melibatkan masing-masing anggota Koperasi Kami,” terang H Robby.


H Robby juga berharap pemerintah bisa mengambil keputusan yang bijak sehingga bisa menghsailkan hal yang terbaik dari permasalahan ini.


Hal yang sama disampaikan Ketua Koperasi Tenaga Kerja Khusus Bongkar Muat (TKKBM) Kabupaten Kubu Raya, Afrianto, Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bisa menakomodir kepentingan bersama Anggota kedua Koperasi ini. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update