Notification

×

Iklan

BINDA Kalbar Terus Gencarkan Vaksinasi Di 14 Kabupaten Dan Kota

Senin, 14 Februari 2022 | 16.56 WIB Last Updated 2022-02-15T00:56:24Z
BINDA Kalbar Terus Gencarkan Vaksinasi Di 14 Kabupaten Dan Kota

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) – Mendukung pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi Covid-19, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalbar secara konsisten berpartisipasi melaksanakan kegiatan di 14 kabupaten dan kota. Di bulan Februari tahun 2022 ini,  BINDA Kalbar menargetkan 40 ribu dosis.


Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalimantan Barat, Brigjen Pol Rudy Tranggono kepada redaksi Pontianaknews.com melalui sambungan selulernya,  Selasa (15/02/2022).


“BINDA Kalbar terus meningkatkan pelayanan vaksinasi di masyarakat. Bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat, BINDA Kalbar konsisten melaksanakan kegiatan vaksin secara terjadwal dan berkelanjutan,” kata Kepala BINDA Kalbar.


Kabinda memastikan pihaknya akan terus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di masyarakat Kalbar. Kegiatan-kegiatan vaksin akan terus diselenggarakan di berbagai daerah sesuai titik-titik strategis yang telah ditetapkan.


“BINDA Kalbar menargetkan 40 ribu dosis vaksin untuk bulan februari 2022 di 14 kabupaten dan kota. Mudah-mudahan target ini bisa tercapai bahkan bisa melebihi pencanangan,” harapnya.


Untuk itu, Kabinda menghimbau masyarakat agar berpartisipasi aktif mensukseskan program vaksinasi yang diselenggarakan BINDA Kalbar bekerjasama dengan pemerintah kabupaten dan kota di Kalbar.


“Masyarakat yang sudah mengikuti vaksin dosis pertama, harus berpartisipasi untuk mendapatkan vaksin dosis dua sesuai jadwalnya. Ini sangat penting untuk menciptakan herd immunity yang sempurna,” tegas Kabinda.


Lebih jauh, Kabinda mengingatkan seluruh masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Mengingat, penyebaran dan penularan virus corona varian omicron sangat mengkhawatirkan.


“Virus corona varian Omicron sudah merebak di masyarakat. Dan penyebarannya terbilang sangat cepat. Karena itu, penerapan prokes secara ketat dan disiplin sangat penting untuk memutus mata rantai penularan di masyarakat,” pesan Kabinda mengakhiri. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update