Notification

×

Iklan

LDII Kalbar Gelar Pelatihan Standarisasi Guru Al Qur'an

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08.31 WIB Last Updated 2022-01-22T16:31:04Z
LDII Kalbar Gelar Pelatihan Standarisasi Guru Al Qur'an

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat menilai agar bisa memahami dan mengamalkan kandungan Al Qur'an perlu diawali dengan kemampuan untuk membaca. Maka saat ini banyak disajikan metode untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Qur'an, agar mempermudah membaca secara benar dan tartil.


Hal inilah yang melatarbelakangi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalbar menggelar Pelatihan Standarisasi Guru Al Qur'an dengan metode tilawati.


Kegiatan selama dua hari ni dilaksanakan oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) Pontianak yang merupakan unit kerja dari LDII.


Ketua PPG Pontianak, Ustadz Achmad Marjuan menjelaskan Metode Tilawati ini dapat dikatakan berbeda dengan metode yang lain, karena pembelajarannya lebih mudah dipahami oleh peserta didik dan dikemas dengan menyenangkan.


"Metode tilawati membuat anak-anak lebih senang mengaji di Kelompok Belajar Mengaji (KBM) yang dibentuk LDII," ujarnya, Sabtu 22 Januari 2022.


Mengingat LDII membawahi KBM-KBM yang cukup banyak, maka para Guru Ngaji mesti lakukan pelatihan standarisasi.


"Standarisasi dilakukan agar kualitas dan guru juga meningkat, sehingga capaian yang ditargetkan dalam kurikulum PPG sesuai dengan kelompok umur bisa optimal," kata dia.


Dijelaskan Marjuan pelatihan standarisasi ini akan dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu.


"Kegiatan pelatihan selama dua hari penuh, dan karena disampaikan dengan metode yang menarik, insya Allah peserta antusias, dan bisa dilihat dari jumlah peserta pelatihan," kata dia.


Sementara itu Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto mengaku bangga bisa melaksanakan pelatihan ini, karena upaya ini menjadi bagian untuk mewujudkan capaian pembinaan generasi.


"LDII mentargetkan capaian dalam pembinaan generasi penerus menjadi generasi tri sukses yakni alim faqih, berakhlaqul karimah dan mandiri. Salah satunya kita mulai bangun generasi pintar membaca Al Qur'an," ungkapnya.


Generasi tri sukses yang hendak dicapai LDII diharapkan menjadi pengabdian dalam menciptakan generasi yang berkarakter.


"Generasi tri sukses akan terwujud tidak terlepas dari peran Guru Ngaji dalam membimbing anak -anak cinta Al Qur'an. Jika ini tercapai akan menjadi pengabdian nyata dari LDII untuk Bangsa," tegas Susanto. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update