Notification

×

Iklan

Banjir Rob Diprakirakan Masih Akan Berlangsung Hingga 15 Desember 2021

Selasa, 07 Desember 2021 | 05.42 WIB Last Updated 2021-12-07T13:42:39Z
Air Pasang Mulai Menggenangi Beberapa Ruas Jalan Di Kota Pontianak

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) – Beberapa hari terakhir genangan atau banjir rob di beberapa wilayah di pesisir barat Provinsi Kalimantan Barat telah terjadi dan debit air terus mengalami kenaikan hingga menggenanngi beberapa daerah  hingga pemukiman warga.


Badan Metreologi, Klimatologo dan Gefidika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan masih akan berlangsung hingga 15 Desember 2021 mendatang.


Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori melalui siaran pers yang diterima redaksi kalbarnews.co.id, Selasa (07 Desember 2021).


“Daerah itu antara lain antara lain melanda beberapa daerah di Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, dan kabupaten Sambas Sambas, diprakirakan banjir rob juga terjadi di sebagian Kabupaten Kayong Utara, Bengkayang dan Singkawang,” terangnya.


Periode pasang air laut  maksimum di sekitar Kota Pontianak diprakirakan terjadi pada tanggal 7 sd 11 Desember 2021 Pukul 08.00 – 12.00 WIB. Sementara pasang maksimum ≥ 1.7 meter di sekitar wilayah Kendawangan, Kabupaten Ketapang diprakirakan terjadi hingga tanggal 09 Desember 2021 pukul 10.00 sd 13.00 wib.


“Diprakirakan hujan intensitas lebat akan kembali dominan terjadi di wilayah Pesisir Barat Kalbar mulai tanggal 9 sd 15 Desember 2021, yaitu di Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Pontianak, Mempawah, Bengkayang, Singkawang dan Sambas,” jelasnya lagi.


Sementara itu diprakirakan wilayah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara dan Kabupate nKubu Raya curah hujannya lebih tinggi daripada wilayah lainnya selama periode tersebut.


Wilayah Kalbar bagian tengah hingga timur seperti Kab. Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu diprakirakan juga berpotensi terjadi hujan sedang–lebat selama periode tersebut, namun diprakirakan potensi terjadinya banjir masih kategori Rendah.


“Dengan diprakirakan masih akan berlangsungnya periode pasang air laut maksimum dan potensi hujan lebat di pesisir barat Kalbar, maka perlunya peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi terjadinya banjir atau genangan setidaknya hingga tanggal 15 Desember 2021,” tegas Nanang Buchori.

 

Cuaca di Laut dan Perairan sebelah barat Kalbar diprakirakan akan kembali ekstrem mulai tanggal 8 Desember 2021 hingga tanggal 15 Desember 2021.


Cuaca ekstrem ini berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, juga gelombang tinggi.


Pada periode tanggal 7 – 10 Desember 2021 ini diprakirakan tinggi gelombang Kategori Sangat Tinggi hingga Ekstrem > 4.0 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara dan Perairan Utara Kep. Natuna.


Sementara tinggi gelombang 2.5 – 4.0 meter (Kategori Tinggi) berpeluang terjadi di Perairan selatan Kep. Anambas, Perairan selatan Kep. Natuna, Perairan utara Kep. Anambas, Perairan barat Kep. Natuna, Perairan Subi–Serasan dan  Perairan Singkawang - Sambas bagian utara.


“Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak  membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui call center 0561–721142,” pungkas Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak. (tim liputan).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update