Notification

×

Iklan

Warga Kabupaten Sanggau Mulai Diserang Berbagai Penyakit Akibat Banjir

Selasa, 02 November 2021 | 07.52 WIB Last Updated 2021-11-02T14:52:12Z
Warga Sanggau Mulai Keluhkan Sakit akibat Banjir
Pontianaknews.com (SANGGAU) – Kabupaten Sanggau adalah salah satu Kabupaten yang wilayahnya alami bencana banjir dan hampir dua pekan merendam beberapa desa di kabupaten tersebut.

Salah satu Wilayah yang terdampak banjir yakni di Daerah Kecamatan Kapuas, Kelurahan Beringin, Desa Muara Liku Kabupaten Sanggau.

Di Desa Liku ini terdapat dua Rukun Tetangga (RT) yang terdampak banjir cukup parah dengan ketinggian hingga dua meter, dengan jumlah kepala keluarga yang terdampak sebanyak 122 Kepala Keluarga (KK).

Akibat banjir yang melanda hampir dua pekan ini membuat anak-anak di Desa Liku ini mulai terserang penyakit, mulai dari gatal-gatal, batuk, pilek hingga demam.

Yang menambah dilema selain warga belum mendapat bantuan obat-obatan untuk pergi berobat warga kesulitan karena tinggi banjir hanya bisa dilalui dengan menggunakan sampan.

Hal tersebut disampaikan Malini, salah satu warga yang terdampak banjir dengan dua anaknya yang sudah mengalami batuk pilek dan demam, ia mengaku hingga kini belum ada bantuan obat-obatan yang diberikan kepada dirinya dan warga lainnya.

"Ya anak saya sudah mengalami demam batuk pilek beberapa hari ini, mau berobat susah karena harus menggunakan sampan dan bantuan obat-obatan juga belum ada, jadi kami berharap kedatangan Menteri Sosial besok bisa memberikan bantuan obat selain makanan kepada kami," ungkap Marlini.

Sementara itu Lurah Beringin, Roy Manik Mengatakan banjir dikawasan ini beberapa hari semangkin meninggi, sehingga jumlah korban banjir bertambah akibat debit air yang semangkin meningkat.

Roy manik juga mengungkapkan pihak Kelurahan menyiapkan posko banjir di halaman kantor Kecamatan, sehingga jika banjir kian meninggi warga lansung dievakuasi ke posko tersebut.

Nasmun hingga saat ini beberapa warga masih enggan mengungsi dan masih bertahan dirumah mereka dengan mendirikan pangung untuk menghindari banjir didalam rumah.

"Saat ini ketinggian banjir terus meningkat, kami akan mempersiapkan posko pengungsian dikantor camat untuk mengatisipasi jika banjir semangkin parah, juga mendirikan posko bantuan korban banjir, selain itu bantuan sembako juga telah kita salurkan kepada masyarakat terdampak banjir," ungkap Lurah Beringin.

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini direncanakan akan meninjau lokasi banjir dilokasi tersebut untuk memberikan bantuan dan melihat kondisi warga yang terdampak banjir, selanjutnya akan bergerak menuju Sekadau dan Sintang melihat kondisi banjir di Kalimantan Barat.

Warga berharap kehadiran Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini dapat menjadi wadah warga mengadukan nasib mereka selama terdampak banjir selama hampir dua pekan. (sul).

Editor : Ade

×
Berita Terbaru Update