Notification

×

Iklan

Upaya TPA Al-Aisyah Kubu Raya Kembangan Pendidikan Perlu Perhatian

Jumat, 26 November 2021 | 06.44 WIB Last Updated 2021-11-26T14:44:55Z
Siswa-siswi  TPA Al-Aisyah Kubu Raya 

PONTIANAKNEWS.COM (KUBU RAYA) – Salah satu upaya untuk mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan mendukung program pemerintah mencerdaskan bangsa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Aisyah Kubu Raya yang terletak di jalan Parit Bugis Darat, Dusun Karya 1 Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya,Kabupaten Kubu Raya, terus melakukan peningkatan kwalitas pembelajaran dan bahkan merencanakan  akan ada pendidikan baca tulis bagi warga lansia.


Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani, salah satu pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Aisyah, meskipun pelaksanaan kegiatan dilakukan didalam rumah, karena kondisi tempat belajar atapnya sudah rusak dan perlu perbaikan, sehingga saat ini TPA tersebut sedang membangun tempat belajar.


“Keterbatasan dana menjadi kendala dalam pembangunan sehingga berbagai upaya dilakukan pengelola mulai dari menyisihkan gaji bulanan hingga mengajukan bantuan kebeberapa instansi namun hasilnya belum maksimal,” ungkap Sri Mulyani.


Sri Mulyani mengatakan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Aisyah Kubu Raya ini sudah berjalan satu tahun, Lembaga sedang laksanakan pengurusan perizinan agar TPA ini diakui dan tercatat  secara administrasi.


“Meskipun demikian semangat untuk mendidik dan mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan agama menjadi dorongan untuk tetap berjuang membangun dan mendidik anak-anak di TPA Al-Aisyah ini,” ungkapnya.


Sri Mulyani mengatakan bangunan TPA Al-Aiyah sebelumnya telah alami kerusakan sehingga proses belajar mengajar dialihkan didalam rumah.


“Harapan kami kedepan ada donatur yang mau membantu dan mengembangkan TPA kami ini," ujar Sri Mulyani.


Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Aisyah Kubu Raya ini selain memberikan kesempatan bagi anak yatim piatu, juga memberikan kesempatan bagi warga yang kurang mampu untuk tetap mendapatkan pendidikan yang baik bagi sang anak meski TPA masih dalam keterbatasan.


"Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Aisyah Kubu Raya ini ini kami dirikan untuk membantu anak-anak yatim piatu dan kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan agama dan pendidikan baca tulis," tambah Sri Mulyani.


Melihat kondisi tersebut sejumlah petinggi Partai Politik di Kalbar turut membantu dengan memberikan bantuan barang-barang kebutuhan belajar.


Salah satunya adalah Ketua DPD Demokrat Kalbar yang baru dilantik Ermin Elviani yang juga anggota DPRD Kalbar, sebelumnya telah menyumbangkan Al-Quran IQRO dan juga Rehal, untuk mempermudah anak anak dalam mengaji bacaan iqro.


Selain Ermin Elviani, Ketua DPW PAN Kalbar Boyman Harun yang juga merupakan Anggota Komisi V DPR-RI juga membantu menyumbangkan semen untuk membantu pembangunan TPA tersebut.


Demikian juga dengan anggota DPRD Kalbar Arif Rinaldi juga menyumbangkan meja untuk belajar kepada TPA Al-Aisyah Kubu Raya ini.


Ucapan terimakasih dari anak-anak dan pengajar TPA Al-Aisyah Kubu Raya ini pun mengalir kepada para donatur, sebab dengan bantuan tersebut diharapkan TPA ini dapat berkembang dan lebih maju nantinya.


Saat ini TPA Al-Aisyah Kubu Raya masih memerlukan bantuan material dalam pembangunannya, kedepan TPA ini tidak hanya mengajar untuk anak-anak tapi juga untuk lansia yang belum bisa membaca dengan harapan bisa terus memberikan pendidikan dan mencerdaskan warga.


TPA Al-Aisyah Kubu Raya ini didirikan tahun lalu 2020 namun perizinan baru dimulai tahun ini, sehingga kedepan diharapkan TPA Al-Aisyah Kubu Raya ini bisa menjadi tempat belajar bagi anak-anak dan lansia untuk mendorong pendidikan baik agama maupun baca tulis pada lingkungan warga Kubu Raya.


"Kami ucapkan terimakasih kepada para donatur yang membantu dan mendukung tpa ini menjadi tempat menimba ilmu dan belajar, kami juga masih berharap bantuan dari pihak pihak lain yang bersedia membantu kami dalam mewujudkan genarasi yang religius serta akhlaq yang baik, selain itu membantu lansia dalam membaca dengan tujuan mengurangi lansia yang belum bisa membaca," tutup Sri Mulyani.(samsul).


Editor : Putri

×
Berita Terbaru Update