Notification

×

Iklan

Penanggulangan Banjir Di Kalbar Harus Sinergis Antar Stakeholder

Jumat, 12 November 2021 | 00.37 WIB Last Updated 2021-11-12T08:37:21Z
Foto Bersama Narasumber Open Forum Bersama BWS Kalimantan I

PONTIANAKNEWS.COM (PONTIANAK) – Penaggulangan Bencana Banjir yang terjadi dibeberapa daerah harus dilakukan secara sinergis antar stakeholder, Penegasan tersebut muncul pada Open Forum yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 1 merespon beberapa kejadian banjir di Kalimantan Barat (Kalbar) dengan memfasilitasi koordinasi beberapa stakeholder dan akademisi di Hotel Mercure, Jumat (12 November 2021).


Kepala BWS Kalimantan 1 Pontianak, Purnomo mengatakan, pertemuan multi pihak itu merupakan penguatan sinergitas untuk mempersiapkan atau menanggulangi La Nina dan banjir yang ada di Kalbar.


"Kita bersama-sama memperbaiki ekosistem, adapatif terhadap lingkungan yang ada dan juga ditambah dengan kalangan bapak atau ibu yang harus ikut berperan untuk membantu dalam menangani banjir," katanya.


Hal paling cepat untuk menangani banjir, lanjut Purnomo adalah harus menangani masyarakatnya dulu, karena saat ini masih banyak yang terkena dampak tersebut.


"Sekarang kondisinya masih kekurangan sandang pangan. Nah, oleh karena itu kita harus melakukan itu yang pertama," lanjutnya.


Menurut data yang ada, saat ini sudah ada 53 danau di Kalbar, sedangkan di Kapuas hulu ada 35. Namun, sebenarnya danau yang ada di Kalbar itu banyak sekali hampir 200 lebih, hanya belum diidentifikasi secara menyeluruh.


Terkait banjir yang sedang melanda, Purnomo memamaparkan bahwa kedepannya akan ada pengerukan atau pendalaman danau-danau yang ada di Kalbar.


"Manfaat dari pengerukan danau tersebut untuk menampung debit air, sehingga air di saat itu diterminalkan sementara," ungkapnya.


Ia berharap  danau-danau tersebut dapat bermanfaat terutama kepada masyarakat sekitar dan lainnya.


"Dari itu mungkin bisa mereduksi terhadap banjir yang ada sekarang ini," pungkasnya. (tim liputan).


Uploader : ADE 

×
Berita Terbaru Update