Notification

×

Iklan

Sujiwo: Intelektualitas Dan Komunikasi Yang Baik Harus Dibangun Bersama

Minggu, 31 Oktober 2021 | 09.24 WIB Last Updated 2021-10-31T16:24:24Z

PONTIANAKNEWS.COM (KUBU RAYA) - DPC Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Kabupaten Kubu Raya mengelar konsolidasi organisasi dan juga dialog Sabtu (30/10/2021) di Gardenia Resort and SPA Kabupaten Kubu Raya. Dialog yang mengangkat tema “Politik, budaya dan ekonomi, reposisi peran marhaen di Kabupaten Kubu Raya dalam kristalisasi trisakti” tersebut diikuti oleh sejumlah DPC GmnI KAbupaten/ kota, DPD Persatuan Alumni GmnI Kalbar, alumni GmnI, DPC gerakan pemuda marhaen dan pengurus PA Kabupaten Kubu Raya.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat itu juga menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya, TH. C. Ledyanto, selaku kepala Kesbangpol Kabupaten Kubu Raya, Encep Endan, Komisioner KPU Kabupaten Kubu Raya, Mursyid Hidayat, Komisioner Bawaslu Kubu Raya dan Sujiwo, selaku Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya menjadi Keynot speaker dalam kegiatan yang dipandu Drs. Donatianus Doni, B.sep, M.Hum, Dosen Fisip UNTAN Pontianak.

Dalam sambutannya Budi Aminuddin, selaku Ketua DPC PA Kabupaten Kubu Raya mengatakan bahwa konsolidasi organisasi ini merupakan syarat mutlak guna melahirkan kiprah kader-kader GmnI di tengah masyarakat. Alumni GmnI ke depan menurut Budi, harus berani menjawab tantangan masa depan bangsa dan keberadaan kader juga diharapkan mampu berkontribusi di semua lini yang ada, baik di legislatif maupun di tingkat eksekutif serta dibidang-bidang lainnya.

“Kita berharap, kader GmnI memiliki peran baik di bidang politik, budaya dan juga di bidang ekonomi, sehinggga reposisi peran Marhaen dalam kristalisasi trisakti betul-betul di lakukan, khususnya di Kabupaten Kubu Raya dan umumnya di Kalbar,” terang Budi.

Sementara itu, Ketua DPD PA GmnI Kalbar, Hapy Hermawan juga berharap dengan konsolidasi dan dialog yang di lakukan DPC PA GmnI Kabupaten Kubu Raya ini merupakan bagian dan peran alumni GmnI di tengah masyarakat dengan tema dialog yang diangkat maka diharapkan kader-kader GmnI yang ada mampu mengimplementasikannya.

Siapapun alumni GmnI maka harus bisa menjadi survive dengan keahlian yang dimiliki dan juga harus bisa berkolaborasi serta bersinergi dengan pemerintah terkait.

“Sebagai alumni GmnI kita juga harus tetap kritis dalam memberikan pandangan dan pemikiran-pemikiran kita sebagai bagian dari kaum marhaen,”tegas Happy.

Sementara itu, Sujiwo, Wakil Bupati Kubu Raya sangat mengapresiasi kegiatan yang di lakukan oleh GmnI dan akan selalu mensuport kegiatan-kegiatan positif yang di laksanakan oleh kader-kader GmnI, menurut Sujiwo, bahwa saat ini sudah banyak alumni-alumni GMNI yang muncul sebagai tokoh birokrasi dan juga kepala daerah, untuk itu, peran penting kader-kader GmnI dalam pembangunan baik itu ekonomi, sosial maupun politik sangat diharapkan.

Selain itu, Sujiwo juga berharap, sebagai organisasi gerakan, GmnI juga harus bisa berperan dalam menjaga kelestarian alam artinya, kder GmnI harus mampu mengambil semua peran dan berkontribusi di dalamnya.

“Komunikasi baik yang dibangun, akan memberi peluang-peluang yang bisa dicapai untuk sebuah pergerakan yang diinginkan, untuk itu, kader-kader GmnI yang ada harus bersaing dan memberikan kontribusinya bagi kepentingan dan kehidupan rakyat banyak, sehingga peran Marhaen yang diharapkan di Kubu Raya ini khususnya dapat diwujudkan bersama,” ungkap Suiwo.

Sujiwo juga berharap, semoga PA GmnI dan kader-kader GmnI yang ada di Kalbar ini, khususnya di Kubu Raya tetap menjadi komponen bangsa serta tetap menjaga amanat konstitusi yang ada.

“Intinya intelektualitas dan komunikasi yang baik harus dibangun bersama,”tegas Sujiwo.(tim liputan).

Editor : Aan

×
Berita Terbaru Update